Dokter Asal Bengkulu Meregang Nyawa Di Door 6 Tembakan

RubriKNews.com, JAKARTA – Terjadi tragedi berdarah, yang menimpa salah satu warga Bengkulu yang bertugas di Jakarta dr Lety Sultri warga Kelurahan Utan Kayu Utama Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Yakni, Kamis (9/11) di Az-Zahra Medical Center Jalan Dewi Sartika Kelurahan Cawang Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur, sempat menghebohkan penghuni tempat pengobatan tersebut. Dimana, dr Lety meregang nyawa setelah 6 tembakan bersarang ditubuhnya, yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri.

Data terhimpun, berdasarkan sumber Polres Metro Jakarta Timur, kejadian yang menggemparkan ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dimana korbannya dr Lety tewas ditempat. Kronologi kejadian diketahui, berawal dari korban bersama dengan saksi yang melihat kejadian yakni Nabila warga Kelurahan Cipinang Cipendak Kecamatan Jati Negara Jakarta Timur, dan Abdul Kadir warga Kelurahan Pejaten Timur Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan, tengah berada diruang pendaftaran. Tiba-tiba datang pelaku, yang selanjutnya dihampiri oleh korban diluar ruangan. Terdengar dari dalam, pasangan suami istri ini, terjadi ribut mulut yang selanjutnya korban kembali memasuki ruangan pendaftaran meminta tolong. Melihat hal tersebut, saksi Nabila yang berada diruangan pendaftaran tersebut, mendatangi dan menghampiri korban yang melihat pelaku membawa senjata api. Lantaran terkejut, Nabila pun menghindar dan tidak berselang beberapa waktu saksi lainnya juga mendengar adanya letusan senjata api, yang diduga sebanyak 6 kali. Setelah meletuskan senjatanya, pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian perkara.

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Andry Wibowo di Jakarta, mengaku telah melakukan olah TKP. Mengumpulkan keterangan para saksi, serta mencari keberadaan terduga pelaku. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas tragedi berdarah ini, dimana koan tewas diduga setelah mendapatkan 6 tembakan menggunakan senjata api rakitan.

Tampak Polisi melakukan Olah TKP

” Sejauh ini, kami menduga pelaku melepaskan 6 tembakan terhadap korban. Motif sementara, pelaku yang merupakan suami korban, menolak diceraikan oleh korban yang merupakan istrinya sehingga terjadilah tragedi ini,” singkatnya.

 

Sumber : Polres Metro Jakarta Timur dan Sahabat Rakyat.com

Related posts

Leave a Comment