Diduga Mencuri Arus Listrik, Pemilik Radio Setiawana Tidak Dikenakan Sanksi Pidana

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kepala Desa Karang Anyar II Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara, Ganda Suprihat yang juga pemilik dari Stasiun Radio Swasta Setiawahana Nusa, didapati oleh tim P2TL PLN Arga Makmur telah melakukan aksi dugaan pencurian listrik milik negara di kediaman pribadinya di desa Karang Anyar II Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara. Aksi penggerebekan aksi dugaan pencurian ini, terjadi pada Kamis (27/8) dimana tim P2TL langsung mendapati tiga meteran listrik milik pelaku ini, tidak memiliki pembayaran tagihan yang wajar. Menariknya, aksi penggerebekan Ganda Suprihat sempat bersembunyi di gudang rumahnya yang berada di belakang rumah, dengan dalih akan menghidupkan genset.

Pencurian arus listrik

Sayangnya, ketika awak media menkonfirmasi kepada Manager ULP PLN Arga Makmur Khairul, Jum’at (28/8), ia menyebutkan tidak akan mengenakan oknum Kades Karang Anyar II Arga Makmur ini, ke ranah hukum. Pasalnya, oknum kades tersebut disebutkannya siap menanggung beban denda yang akan dicicil selama 6 bulan. Hal ini tentunya bertolakbelakang dengan aturan Pencurian diatur dalam Bab XXII tentang “Pencurian” dari Pasal 362 – Pasal 367 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”). Dalam bab tersebut terdapat berbagai ketentuan mengenai pencurian yang dilakukan dalam berbagai kondisi dan cara. Selain bisa merujuk pada KUHP, karena ini mengenai pencurian listrik, maka merujuk juga pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan (“UU Ketenagalistrikan”).

“Soal ranah hukum, bukan kewenangan saya untuk menjawab dan menegaskannya. Itu kewenangan humas PLN Wilahah Palembang. Saat ini, untuk temuan yang kami dapati, hanya kami kenakan denda sesuai dengan aturan regulasi direksi PLN Arga Makmur,” singkat Khairul.

Sementara, temuan tim P2TL disampaikan Adrian selaku petugas PLN Arga Makmur yang mendapati kediaman Kades Karang Anyar II Arga Makmur ini, telah menyalahgunakan fasilitas milik negara. Dimana, Adrian menyatakan temuan ini berdasarkan kecurigaan terhadap tagihan listrik di kediaman kades ini yang dinilai tidka wajar. Alhasil, ketika dilakukan pengecekan, jaringan listrik yang berada di kediaman Kades Karang Anyar II ini, tidak melewati meteran KWH milik negara.

“Kami mendapatkan laporan, dan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, hasilnya ternyata salah satu rumah yang diketahui milik Kades Karang Anyar II Arga Makmur yang juga tempat beroperasinya salah satu stasiun radio swasta, telah ditemukan penyalahgunaan atau melakukan pencurian terhadap arus listrik. Yang mana, arus listrik dicuri tersebut, motifnya pengalihan arus dari kabel induk PLN ke kediamannya tanpa melalui meteran KWH,” ujar Adrian.

Sejauh ini, dengan adanya temuan ini pihaknya akan melakukan investigasi dan melaporkan kepada atasannya untuk menindaklanjutinya. Mengingat, jelas didalam aturan, aksi pencurian arus listrik masuk dalam ranah pidana. Namun demikian, pihaknya telah meminta pihak yang telah melakukan aksi ini agar menyelesaikan permasalahan ini di kantor PLN Arga Makmur.

“Emang benar salah satu pelanggan kita diduga telah mencuri arus listrik, yang menyambung kabel sebelum KWH PLN, sehingga menyebab pemakaian listrik sangat sedikit, akibat pengalihan arus api listrik tersebut. Tadi di saat tim kita datang, pemilik rumah tersebut, di sembunyikan oleh istrinya. Ketika tim dari PLN memeriksa ke belakang, ternyata ada di belakang rumah, sedang bersembunyi di gudang,” tandasnya.

Istri dari Kades Karang Anyar II Arga Makmur, Elly ketika dikonfirmasi awak mengaku bahwa dirinya tidak mengerti tentang PLN. Namun temuan kabel ini, ia menyebutkan bahwa dirinya mengelak terkait pemasangan instalasi dugaan pencurian arus listrik. Kendati demikian, ia membantah jika dirinya dituding mencuri arus listrik, karena menurutnya ia tidak tahu menahu soal arus listrik.

“Saya tidak tau seperti apa pengalihan itu, saya tidak mengerti. Mengenai sengaja atau tidak sengaja, itu saya juga tidak tahu, apalagi dituding mencuri arus listrik,” singkatnya.

Untuk diketahui, informasi yang diterima awak media, oknum Kades Karang Anyar II Arga Makmur sempat memberikan intervnesi terhadap pihak PLN. Dimana, ia akan melakukan tuntutan apabila listriknya dicabut, lantaran kejadian ini.

Baca juga :

Kades Karang Anyar II Arga Makmur Diduga Maling Arus Listrik

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment