Dewi Ditemukan Di Loket Bus, Dalam Kondisi Amnesia
Dijemput Seorang Pria, Sempat Diberikan 3 Butir Pil Warna Kuning

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Akhir yang bahagia bagi keluarga Mujib, Dewi Safitri (17) warga desa Gunung Selan Kecamatan Arga makmur, yang menghilang sejak kemarin Sabtu dini hari (19/5) sekitar pukul 03.40 WIB, akhirnya telah ditemukan. Namun dalam upaya pencarian, ternyata dewi ditemukan sudah dalam kondisi Amnesia yang diketahui tidak tahu bagaimana, siapa dan seperti apa dia bisa berada di lokasi ditemukan yakni di loket bus di Kota Bengkulu, yang akan menuju pulau Jawa.

Baca : https://rubriknews.com/mujib-curiga-putri-belianya-pergi-dari-rumah-terpengaruh-otd/

Jauh lebih menarik lagi, setelah berhasil ditemukan Dewi mengaku awal mula ia pergi dari rumah sendiri tidak tahu dengan alasan apa, dan dengan siapa. Dalam pengakuannya, ia dijemput oleh seorang pria, dan sempat diberikan 3 butir pil warna kuning. Kejadian ini cukup menjadi perhatian, bagaimana Dewi bisa ditemukan dan mengaku dijemput OTD yang benar-benar tidak ia ketahui. Ratno yang merupakan paman Dewi menceritakan, Dewi bisa ditemukan di loket bus tersebut, setelah ia berupaya untuk terus berkomunikasi dengan Dewi lewat ponsel.

Dimana dalam pengakuan Dewi, ia akan menuju ke wilayah Jawa Timur bersama dengan seorang teman yang umurnya lebih dewasa darinya, yang ia panggil mbak. Beruntungnya, Ratno mengaku ia tidak berhenti berkomunikasi dengan Dewi yang berhasil mengungkapkan dimana keberadaannya. Setelah mengetahui keberadaannya, iapun langsung membawa keluarga Dewi bapak dan ibunya, untuk menjemput yang ternyata keberadaannya tengah berada di loket bus di Kota Bengkulu.

” Saya berhasil mengetahui keberadaan dewi melalui ponsel yang tidak berhenti berkomunikasi dengannya. Dimana Dewi mengaku ia tengah berada di loket Bus SAN Travel, bersama dengan seorang wanita yang ia panggil Mbak. Tidak mengulur waktu, saya pun langsung membawa keluarga Dewi dan menyambangi lokasi yang dimaksud, dan benara saja Dewi saat ditemukan tengah terkulai lemas. Namun sayangnya teman yang dipanggil Dewi mbak itu, tidak kami dapatkan,” ujar Ratno.

Lebih jauh Ratno menceritakan, ketika ditemukan pada Sabtu sore (19/5) sekitar pukul 18.30 WIB, Dewi seperti orang terkena Amnesia dan ada juga seperti terkena hipnotis. Ini ia katakan, karena saat ditemukan Dewi tidak mengenali kedua orang tuanya yang ikut serta menjemput Dewi di loket bus tersebut.

” Dewi ketika ditemukan seperti orang yang kena hipnotis dan amnesia. Jangankan untuk mengingat peristiwa apa yang sudah terjadi pada dirinya, orang tuanya pun Dewi tidak ingat,” kenang Ratno.

Baca juga : https://rubriknews.com/heboh-usai-sahur-warga-gunsel-panik-kehilangan-anak/

Namun demikian, Mujib dan keluarga Dewi bahagia yang akhirnya putri sulungnya sudah ditemukan, meskipun tidak mengenali siapa bapaknya tersebut. Dewi pun dibawa pulang yang tiba di kediamannya desa gunung Selan Arga makmur sekitar pukul 20.30 WIB. Suasana haru pun pecah ketika Dewi tiba dirumah, namun mendadak heboh karena tidak satupun ia mengenali orang yang ada di ruamhnya tersebut. Lebih menariknya lagi, Dewi justru bertanya saat ini berada di ruamh siapa. Hal ini sontak membuat geram keluarga terhadap pelaku yang telah membuat gadis yang masih belia ini menjadi seperti saat ini. Namun kejadian tersebut tidak butuh waktu lama, karena Dewi dicoba diberikan susu murni kalengan, dan saat itu kondisi Dewi berangsur pulih dan mengenali orang disekitarnya.

” Saya hanya berinisiatif saja memberikan susu, yang hasilnya cukup positif dan membuat amnesia Dewi yang seperti orang terkena hipnotis itu mulai menghilang,” jelasnya.

Ketika kesadaran Dewi mulai menghilang, dari sinilah mulai terkuak kalau Dewi pergi bukan karena keinginannya sendiri. Melainkan, karena adanya pengaruh daro seorang pria yang tidak dikenalnya yang berawal dari telpon yang hingga mengetok jendela kamar Dewi dan mengajak Dewi pergi. Saat itu Dewi tidak terlalu sadar akan hal itu, ia pun sempat mengingat kalau ia juga dicekoki pil warna kuning sebanyak 3 butir oleh pria tersebut. Setelah itu, ia tidak sadarkan diri dan tahu-tahu sudah berada di loket Bus.

” Dia (dewi,red) mengaku dicekoki tiga butir pil warna kuning, dan saya menduga itulah penyebab Dewi terkena Amnesia ringan yang tidak ingat siapa dia dan keluarganya tersebut. Beruntunglah dugaan saya tidak meleset memberikan Dewi susu murni kalengan, yang membuatnya kembali pulih seperti sebelumnya,” bebernya.

Mukti
Kades Gunung Selan Arga Makmur

Disisi lain, ditemukannya Dewi Kades Gunung Selan, Mukti dihubungi via ponsel membenarkan hal tersebut. Dimana, warganya yang menghilang sejak dini hari tadi telah ditemukan. Ia pun memperkirakan ditemukannya Dewi sekitar pada pukul 18.00 WIB. Saat ini yang bersangkutan sudah berada di rumah dan berkumpul dengan keluarganya. Iapun mengakui kalau Dewi saat di temukan pihak keluarga, kondisi sang gadis seperti orang linglung. Namun sudah di lakukan pengobatan oleh pihak keluarga, sekarang kondisinya sudah mulai membaik.

” Dari penjelasan Dewi, dia subuh dini hari didatangi orang yang tidak kenal, dan mengajak pergi. Tapi dia tidak tahu persis orang tersebut. Dia pun tidak bisa mengingat dengan jelas ciri-ciri orang yang mengajaknya pergi. Dewi seperti orang kena hipnotis. Menanggapi kejadian ini, menjadi perhatian khusus yang ia pun sebagai tokoh yang dituakan didesanya dan untuk masyarakat umum, gara menghindari percakapan baik secara langsung maupun via ponsel, karena belajar dari kejadian Dewi ia sudha terkena hipotis meski hanya melalui ponsel. Ini saya katakan, agar kejadian yang serupa tidak terulang kembali kepada masyarakat lainnya,” imbuh Kades.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment