RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Akibat penyebaran virus corona (Covid 19) yang saat ini, sangat berdampak pada seluruh lini di tengah-tengah masyarakat. Tidak terkecuali, terhadap para pekerja baik di perusahaan maupun di usaha mikro lainnya, mulai menarik perhatian Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an, yang langsung bergerak cepat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bengkulu Utara, membagikan sembako pada tahap awal.
Hal ini seperti dikemukakan oleh bupati, mengingat akibat covid 19 ini membuat sebagian masyarakat, yang dirumahkan dan di PHK, jelas sangat membutuhkan uluran tangan untuk menyambung hidup. Sehingga, langkah ini dinilai sangat dibutuhkan, karena kebutuhan saat ini yang sudah semakin mendesak terlebih lagi sudah mendekati bulan suci Ramadhan.
“Kita tidak bisa menutup sebelah mata, melihat kondisi saat ini. Dimana, dampak dari covid 19 ini tidak hanya untuk menjaga penyebaran virus ini. Namun juga, untuk kesinambungan kehidupan masyarakat menjadi perhatian kami, terutama untuk sata ini terhadap masyarakat yang diberhentikan atau dirumahkan, tanpa memiliki penghasilan. Untuk itu, penyaluran bantuan yang dianggarkan melalui APBD ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati BU Ir. Mi’an.
Mi’an pun mengemukakan, agar masyarakat dapat bersabar dengan kondisi saat ini. Terutama, dalam melindungi diri sendiri, yang diharapkan agar masyarakat menumbuhkan kesadaran untuk saling menjaga, dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini. Ia pun menghimbau, untuk semuanya bersama-sama saling menopang dan berdo’a, agar wabah yang saat ini sudah mendunia, dapat segera hilang.
“Kami tidak bisa memungkiri dengan kondisi ini, yang mana semua lini mengalami penurunan drastis, mulai dari ekonomi hingga daya jual dan beli masyarakat, yang anjlok hingga ketitik bawah. Namun demikian, saya harap masyarakat dapat berfikir optimis badai ini akan berlalu, sehingga perbaikan untuk kedepan dapat kita jalani bersama. Bagi, karyawan yang dirumahkan atau di PHK akibat kondisi saat ini, diharapkan bersabar dan terus berfikir positif thingking. Yang pasti, kami dari pemerintah tidak akan tinggal diam, untuk menyikapi kondisi masyarakat saat ini,” imbuh bupati.
Bantuan ini, Khusus Untuk Pekerja Yang Dirumahkan Atau PHK
Sementara itu, Kepala Disnakertrans BU Fahrudin dikonfirmasi saat mendampingi bupati yang ikut menyempatkan diri turun langsung untuk berbagi sembako kepada masyarakat yang terkena dampak dirumahkan atau di PHK, mengemukakan. Bahwa, bantuan ini merupakan bantuan sembako khusus untuk masyarakat yang di berhentikan dari pekerjaannya akibat menurunnya perekonomian lantaran covid 19 ini. Sejauh ini, untuk Kbaupaten Bengkulu Utara yang terdata yang mendapatkan pembagian sembako ini, berjumlah 367 orang, yang tersebar di 13 Kecamatan se Kabupaten Bengkulu Utara.
“Kami sudah menyalurkan bantuan sembako ini sejak Sabtu (18/4) lalu, dan sudah diterima oleh pihak desa yang mana ada masyarakatnya dirumahkan atau di PHK lantaran terdampak Covid-19,” bebernya.
Lebih lanjut, Fachrudin juga membeberkan, untuk sementara 367 orang pekerja yang terdata mendapatkan bantuan sembako ini. Namun, kedepan tidak menutup kemungkinan, jumlah penerima bantuan akibat kebijakan perusahaan terdampak Covid-19 kembali bertambah.
“Yang jelas sesuai dengan arahan bupati, kita akan terus berupaya untuk memberikan bantuan berapa pun jumlah masyarakat yang terkena PHK,” tukasnya.
Laporan : Redaksi

