Dilibatkan Polisi Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Meubeler, Inspektorat Belum Lakukan Audit

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Mencuatnya dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) yakni pengadaan meubelair untuk SD dan SMP yang disinyalir adanya unsur dugaan markup besar-besaran serta adanya unsur dugaan monopoli kegiatan kepada individu yang tidak berkompeten yakni kegiatan disebut-sebut dilaksanakan oleh sang Ajudan kepala Dinas, yang telah mulai dilirik pihak penyidik Tipidkor Mapolres BU dengan melibatkan Inspektorat. Hingga saat ini, Inspektorat BU belum juga melakukan audit serta pengecekan gerak cepat terhadap dugaan korupsi yang sudah mencuat kepermukaan. Baca : https://rubriknews.com/dugaan-markup-kegiatan-dispendik-gunakan-ajudan-polisi-garap-bersama-inspektorat/ Padahal sesuai dengan instruksi Presiden yang…

Read More

PPTK Kegiatan Mebelair Mengaku Kewenangannya Sebatas Kontrak
Sudah Diperiksa Polisi, PPTK Pengadaan Mebelair Elak Libatkan Ajudan Teken Kontrak

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Dugaan korupsi kegiatan pengadaan mebelair di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara (BU), yang menguras anggaran APBD dan APBD-Perubahan tahun 2017 untuk Sekolah dasar (SD) mulai saling lempar batu. Hal ini terungkap setelah awak media mengkonfirmasi kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kegiatan pengadaan mebelair tersebut yakni Sukri. Dimana Sukri mengaku dirinya tidak mengetahui terkait adanya dugaan markup serta monopoli kegiatan yang mana kegiatan ini dikerjakan langsung oleh seorang ajudan Kepala Dispendik BU yang notabenennya bukan kontraktor ataupun PNS melainkan seorang Tenaga Harian Lepas (THL). Penegasan Sukri…

Read More

Awas!!! Aksi Premanisme “Bali” Mulai Meresahkan, Dua Warga Alami Korban Luka Bacok

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Ketenangan Kabupaten Bengkulu Utara (BU) dari aksi premanisme mulai terusik. bagaimana tidak, Minggu dini hari (3/5) sekitar pukul 01.00 WIB dua orang warga desa Batu Roto Kecamatan Hulu Palik alami luka bacok, lantaran terlibat keributan dengan salah satu anggota pemuda yang biasa melakukan aksi Balap Liar (Bali). Akibatnya, kedua warga Taswin (50) dan menantunya Abi (21) alami luka robek dengan 24 jahitan. Data terhimpun, diketahui kejadian ini dipicu aksi tidak terima salah satu pemuda warga desa tetangga yakni berinisial Ok warga desa Aur Gading, yang merupakan…

Read More