Camat Kota Arga Makmur Meradang, Dikatakan Belum Diklat PIM

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait, banyaknya pejabat di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara, yang belum mengikuti Diklat PIM, yang merupakan kewajiban ASN yang memangku jabatan. Terlebih, yang sudah lebih dari dua tahun menjabat. Camat Kota Arga makmur, Kanedi terkesan meradang ketika di singgung terkait Diklat PIM.

“Kau dapat info aku blm Diklat PIM dari mano????, Kalau kau butuh photo copy sertifikat nyo kelak aku tunjukkan. Jangan asal buat berita. Untuk kau ketahui, aku sudah Diklat PIM III Sejak tahun 2013,” ujarnya.

Sikap pejabat yang berang ketika di konfirmasi ini, tidak mencerminkan seorang pejabat yang beretika. Dimana, ia berang ketika di tanyakan soal diklat PIM. Padahal, awak media hanya mempertanyakan.

Sementara itu, dari beberapa pejabat lainnya yang belum mengikuti diklat PIM. Padahal ia sudah menduduki jabatan eselon II, ikut angkat bicara. Salah satunya, Kepala DTPHP Bengkulu Utara, yang mengakui belum mengikuti diklat PIM II, dan akan diikutinya bilamana ada kesempatan.

“Saya sudah ikut PIM III, untuk PIM 2 nunggu ada kesempatan,” ujar Kepala DTPHP BU Kuasa Barus.

Disisi lain, pihak BKPSDM Bengkulu Utara mengakui, untuk pejabat ASN yang belum mengikuti diklat PIM saat ini, terkendala anggaran. Dimana, anggaran yang dibutuhkan untuk mengikuti pendidikan kepemimpinan ini, mencapai puluhan juta rupiah. Diantaranya, Diklat PIM Tingkat IV tarifnya Rp. 20 Juta, PIM III Rp. 20 Juta dan PIM II mencapai Rp. 30 Juta.

“Saat ini, kita untuk mendiklatkan ASN se Kabupaten Bengkulu Utara itu tersandung anggaran. Dimana, anggaran yang dibutuhkan mencapai puluhan juta rupiah. Harapan kami, setiap ASN di lingkungan masing-masing, seyogyanya dapat menganggarkan sendiri, untuk kebutuhan tersebut, terlebih pejabat eselon II dan III,” imbuhnya.


Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment