Bupati Bengkulu Utara Sambut Menteri BUMN Tinjau Jembatan TAP

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Semakin parahnya, kondisi jembatan Tanjung Agung Palik (TAP) Kabupaten Bengkulu Utara, yang merupakan akses utama transportasi masyarakat Bengkulu Utara, khususnya Kecamatan Arga Makmur dan sekitarnya, menuju Kota Bengkulu. Mengundang, Menteri BUMN Rini Soemarno, untuk melihat dan meninjau langsung kondisi jembatan, yang rusak akibat abrasi pada pondasi jembatan tersebut. Dengan disambut oleh Bupati BU Ir. Mi’an, Selasa (30/4) Menteri BUMN langsung didampingi meninjau lokasi.

Disela-sela kunjungannya, Ia pun menyampaikan. Pihaknya, ikut bersimpati atas musibah yang menimpa Bengkulu, beberapa hari terakhir. Mulai dari banjir, hingga menyebabkan banyaknya kerusakan, atas fasilitas umum milik pemerintah. Untuk itu, dalam kunjungannya ingin melihat langsung kondisi sebenarnya. Yang mana dikatakannya, kerusakan infrastruktur apa saja, yang ada di Provinsi Bengkulu, pasca banjir ini.

“Kami dari pihak pemerintah pusat, sangat prihatin dengan bencana banjir dan tanah lonsor, yang ada di Provinsi Bengkulu. Khususnya, di Kabupaten Bengkulu utara. Kerusakan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan di daerah ini. Menurut saya, tidak perlu menunggu APBD atau pun APBN, dalam memperbaikinya. Karena ini, menyangkut hajat orang banyak. Diharapkan, dapat segera dilakukan perbaikan secepat mungkin,” imbuhnya.

Bupati Manfaatkan Kesempatan

Mendapati kesempatan, adanya kunjungan perwakilan langsung dari Presiden Joko Widodo ini, Bupati BU Ir. Mi’an pun, memanfaatkan kesempatan ini, sebaik mungkin demi masyarakat BU. Ia pun segera memerintahkan, seluruh SKPD guna mengupayakan kucuran dana, dengan melakukan jemput bola ke pusat. Guna, terlaksananya percepatan perbaikan pembangunan infrastruktur di BU, yang rusak akibat bencana ini.

“Dengan adanya janji menteri BUMN tadi, dalam waktu pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang rusak, pasca bencana di kabupaten Bengkulu Utara, akan segera terlaksana. Kami dari pemkab BU, akan melaksanakan jemput bola ke pihak pemerintah pusat. Demi, percepatan kemajuan pembangunan Bengkulu Utara,” cuapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama menjelaskan perihal kondisi jembatan tersebut, pada kunjungan menteri. Dimana Heru membeberkan, bahwasannya jembatan TAP yang terbentang sepanjang 70 meter tersebut. Mengalami kerusakan yang cukup parah, terlebih akibat hujang beberapa hari lalu, yang menggerus pondasi jembatan semakin mengkhawatirkan, untuk dilalui kendaraan baik roda empat maupun roda dua. Kendati, sudah ada penyangga jembatan.

“Sejauh ini, kami sudah mengantongi kelengkapan administrasi pembebasan lahan, untuk pembangunan jembatan TAP ini. Hanya tinggal proses pembangunannya saja, yang masih menunggu anggaran yang ada,” singkatnya.

Himbauan Untuk Masyarakat

Ditambahkan oleh Kepala Dinas Kominfo BU, Dodi Hardinata, SE pada kunjungan menteri ini. Pihaknya, mewakili Bupati BU, menghimbau kepada masyarakat BU, agar dapat memahami dan mengerti akan kondisi yang ada saat ini. Dimana, jembatan TAP yang merupakan akses utama pengguna kendaraan menuju Bengkulu dan sebaliknya, terpaksa dialihkan sementara. Hingga jembatan ini, selesai dilakukan pembangunan oleh pihak pemerintah.

Selain itu, himbauan pihak Pemerintah juga kepada masyarakat setempat, agar dapat bekerjasama dalam semua hal. Baik itu dimulainya pembangunan nanti, hingga selesainya pembangunan jembatan ini nantinya.

“Kami atas nama pemerintah daerah BU, mengharapkan kerjasama dari masyarakat dan pengertiannya. Guna, terlaksananya hajat bersama ini, dalam hal pembangunan jembatan TAP ini. Kerjasama yang kami maksud, masyarakat dapat saling menjaga dan saling membantu. Mengingatkan, agar lancarnya proses pembangunan jembatan TAP ini nantinya,” demikian Dodi.


Laporan : redaksi

Related posts

Leave a Comment