RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Selama libur lebaran Hari Raya Idul fitri 1439 Hijriah, di sepanjang pantai yang menjadi tempat berkunjung masyarakat khususnya di Kabupaten BU, yang dibeberapa titik hampir setiap hari dipadati ratusan bahkan ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar Kabupaten. Meskipun kepadatan wisatawan ditahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, tapi keamanan dan kejadian yang menimpa para wisatawan, dicatatkan Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Utara tidak ada bahkan dapat dikatakan nihil.
Kondisi tersebut praktis berbanding terbalik dengan tahun-tahun sebelumnya, yang nyaris selalu ada masyarakat yang tewas disebabkan hanyut terbawa arus ketika mandi di pantai, baik dalam libur panjang peringatan hari raya atau dalam momen lainnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BU, Made Astawa, mengatakan keberhasilan dalam menjaga, mengamankan, dan melindungi masyarakat pengunjung yang umumnya berlibur ke pantai tersebut, tidak terlepas dari kesadaran masyarakat pengunjung itu sendiri yang memahami akan bahaya yang mengancam jika mandi di pantai yang dalam dan arus yang kuat.
” Selain itu kegigihan petugas Satuan Gegana BPBD yang gencar, mengimbau, mengawasi, melindungi masyarakat yang mandi di pantai, juga memiliki peranan yang sangat penting, sehingga bencana yang selama liburan lebaran dapat kita minimalisir,” singkat Made.
Laporan : Teguh
Editor : Effendi

