RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kejadian menarik terjadi di ruang Asisten III Setdakab Bengkulu Utara, dimana salah seorang pejabat sekelas jabatan eselon III, terindikasi melampaui wewenangnya. Bagaimana tidak, dihadapan awak media seorang Kabag Umum Setdakab BU Kardo Manurung, telah lancang memberikan perintah kepada atasannya langsung yakni Asisten III Setdakab Bengkulu Utara Ramadanus, SE.
Kejadian yang terjadi pada Senin pagi (12/11) sekitar pukul 10.10 WIB, ini cukup menjadi perhatian awak media yang kebetulan bertamu ke ruangan Asisten III Setdakab BU. Aksi melampaui wewenang seorang Kabag Umum yang berani memerintah seorang Asisten III ini terjadi ketika awak media, mengambil konfirmasi kepada Asisten III. Ketika itu, awak media yang meminta tanggapan dari Asisten III justru selalu yang menjawab Kardo Manurung.
Ironisnya lagi, aksi ini semakin memanas ketika awak media mencoba untuk mengkonfirmasi dengan mengkonfrontasi antara Asisten III dengan pihak Kabag Keuangan. Disini Kardo Manurung justru menunjukkan sikap kurang terpujinya, yakni melampaui wewenangnya dengan memberikan perintah kepada Asisten III untuk tidak mendatangkan Kabag Keuangan Setdakab BU ke ruangan Asisten III.
Lebih menariknya lagi, seorang Kabag Umum Setdakab BU Kardo Menurung yang notabenennya sama-sama diketahui seorang pejabat eselon III, justru menunjukkan sikap kurang terpujinya kepada pejabat eselon II sekelas Asisten III, pada saat awak media mengkonfirmasi dan membutuhkan statemen langsung dari Asisten III. Disini semua pertanyaan awak media kepada Asisten III, yang diketahui terkait kegiatan makan dan minum di Setdakab BU yang terindikasi adanya dugaan korupsi, selalu dijawab oleh seorang Kardo Manurung. Padahal, tidak diketahui kapasitas menjawabnya itu apa, dan itu ia tunjukkan.
Akhirnya, awak media yang saat itu dari media RubriKNews.com dan Garuda Citizen.com, mulai gerah dengan sikap Kardo Manurung yang menunjukkan sikap kurang terpujinya tersebut. Perdebatan pun terjadi, dimana awak media begitu mengajukan pertanyaan kepada Asisten III yang ketika itu kembali akan dijawab oleh Kabag Umum, langsung dipotong oleh awak media, bahwa ini bukanlah kapasitas Kabag Umum untuk menjawabnya, dan diminta agar diam.
“Mohon maaf pak Kardo, saya bertanya kepada Asisten III Ramadanus, bukan kepada anda. Dan saya harap anda tidak ikut menjawab,” ujar media RubriKNews.com ini mengungkapkannya kepada Kabag Umum.
Spontan ungkapan awak media kepada Kardo Manurung ini, menyulut emosinya dan menyerang awak media dengan kata-kata. Selain itu, sang Kardo Manurung juga menyebut-nyebut nama Donald, yang diketahui sebagai Kanit Tipidkor Mapolres Bengkulu Utara. Saat itu, awak media tidak mengerti maksud seorang pejabat eselon III ini, menyebut-nyebut nama aparat penegak hukum tersebut. Namun disini, disinyalir Kardo Manurung mencoba mengintimidasi awak media dengan menyebut nama seorang polisi tersebut. Yang saat itu, ia berujar bahwa awak media saat ini memberikan pertanyaan kepada nara sumber, sudah seperti polisi.
“Kamu ini(awak media,red), sudah kayak penyidik Donald saja memberikan pertanyaan. Donald saja nggak sampai seperti itu memberikan pertanyaan,” ungkapnya dengan nada lantang yang nyaris didengar oleh ASN atau staf diluar ruangan Asisten III tersebut.
Aksi Kardo Manurung ini sangat disayangkan, dimana ketika itu ada tamu lain selain awak media yakni Ketua Partai DPC Perindo Bengkulu Utara Asmadi, pun sangat menyayangkan tindakan yang sempat menjadi keributan itu. Kepada media ini, Asmadi mengharapkan agar masalah ini tidak perlu dibesar-besarkan, ia pun mengakui sikap seorang Kabag Umum yang menunjukkan emosi sangat kurang terpuji. Namun demikian, dirinya tidak bisa berbuat banyak ketika itu, karena tidak mengetahui duduk persoalannya dari awal.
“Saya tidak begitu mengetahui duduk persoalan perdebatan awak media ini dengan pak Kardo Manurung, namun sekilas saya mengambil kesimpulan, masalah ini hanya miss komunikasi dan sebaiknya tidak perlu sampai dibesar-besarkan,” katanya dengan bijak.
Sementara itu, Asisten III Setdakab BU Ramadanus, SE yang dikonfirmasi awak media enggan untuk menjawab, terkait sikap kurang terpuji bawahannya tersebut. Meskipun ia menyadari, bahwa bawahannya itu sudah melampaui wewenangnya, padahal ia sebagai atasan langsung Kardo Manurung.
“Sudahlah dek, tidak perlu difikirkan. Dia (Kardo,red) memang begitu orangnya, dan kamu tidak perlu mengambil hati atas perdebatan itu. Mengenai saya, biar saya yang mengurusnya,” singkat Danus
Laporan : Redaksi

