RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Miris, melihat kondisi pembangunan zaman sekarang. Bagaimana tidak, begitu menggeliatnya pembangunan infrastruktur di era kepemimpinan Ir. Mi’an meskipun banyak pembangunan yang terkendala dan tidak selesai. Rupanya, satu UPT yang merupakan ujung tombak perwakilan pemerintah yang bersentuhan dengan masyarakat tidak terurus alias, tidak memiliki kantor pelayanan sendiri. Dimana diketahui, selama belasan tahun kantor Kelurahan Gunung Alam Kecamatan Arga Makmur masih menumpang pada aset milik Dinas Perdagangan (Dulunya Dinas Pasar,red) yang lahannya berada diatas aset lahan Dinas Koperasi.
Padahal diketahui, Kelurahan gunung Alam Kecamatan Arga makmur memiliki aset lahan sendiri, yang sudah belasan tahun tidak tersentuh pembangunan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) BU. meski demikian, sebelum ini Kantor Kelurahan pernah berdiri kokoh hanya saja sudah luluh lanta setelah dihantam Gempa pada tahun 2007 silam, dimana kantor Kelurahan Gunung Alam ini sebelumnya bertempat di wilayah Sumber Sari Arga Makmur. Hal ini tidak dibantah oleh Lurah Gunung Alam Arga Makmur Syaiful yang ditemui awak media.
” Iya benar, sudah belasan tahun kantor Kelurahan Gunung Alam, masih menumpang. Terlebih lagi, semenjak dirinya menjabat sebagai lurah hampir 11 tahun lebih,” akunya.
Sejauh ini sambung Syaiful, upaya yang sudah dilakukannya agar mendapatkan kembali kantor Kelurahan sendiri sudah melakukan pengajuan. Namun, hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda adanya pembangunan. Ia pun mencontohkan, jika nantinya gedung UPT Dinas Perdagangan ini akan digunakan dinas terkait, ia pun tidak bisa berbuat banyak dan harus mencari gedung kosong kembali yang tidak ditempati. Kendati dmeikian, apakah keadaan ini akan terus berlanjut seperti ini, sementara sama-sama diketahui kelurahan Gunung Alam memiliki aset lahan sendiri, namun tidak termanfaatkan dengan baik?.
” Sejauh ini, pihak Dinas terkait yang memiliki gedung ini belum menggunakannya, namun ini berbeda jika nanti dinas terkait tersebut akan menggunakan gedung ini. Apakah Kantor Kelurahan harus berpindah-pindah seperti layaknya kucing beranak, tentunya hal tersebut tidak mungkin. Mengingat Kelurahan merupakan ujung tombak Pemerintah dalam bersentuhan langsung dnegan masyarakat, untuk itu harapannya ini masalah gedung Kelurahan ini dapat dipertimbangkan oleh pak Bupati untuk ditindaklanjuti bagaimana baiknya, karena ini menyangkut azas orang banyak,” tandasnya.
Laporan : Redaksi

