Pemkab Lebong Kebobolan, Masih Ada Warganya Puluhan Tahun Terpasung Dalam Kandang Kambing

RubriKNews.com, LEBONG UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dalam hal ini melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial Kabupaten Lebong, dinilai telah kebobolan. Bagaimana tidak, program yang selama ini di canangkan oleh Bupati Lebong H Rosjonsyah, SIp, M.Si yakni program Kabupaten lebong bebas pasung, tidak mengetahui yang ternyata di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, masih ditemukan masyarakat terpasung, yang harus terasing dari hiruk pikuk lingkungan masyarakat lainnya, akibat gangguan jiwa yang dideritanya.

Pantauan dilapangan, masyarakat yang terpasung ini ditemukan di Desa Gandung Baru Kecamatan Lebong Utara. Dadang ( 35) seorang pemuda, putra bungsu dari pasangan Alm Salim dan Ibu Wati (60) ini, harus merasakan perihnya selama puluhan tahun terpasung didalam layaknya sebuah kandng kambing berukuran 1 x 1 meter.

Diketahui, Dadang mengalami penyakit gangguan kejiwaan, hingga akhirnya membuat keluarga terpaksa mengambil alterntaif memasung putra bungsu ini. Ini dilakukan semata-mata demi keamanan, mengingat Dadang kerap berbuat diluar kesadaran manusia normal, apabila emosinya tengah terganggu.

Tempat Dadang ini dipasung, berjarak sekitar 500 meter dari permukiman warga dimana untuk dapat mencapai lokasinya, harus melalui rumput ilalang.

Kepala Desa Gandung Baru Kardimin ketika dikonfirmasi tidak menampik hal tersebut. Dikatakan Kades, kondisi Dadang yang tercatat sebagi warga desanya ini, masih luput dari perhatian Pemerintah. Betapa tidak, diakui Kades dirinya sudah acap kali meminta upaya atau langkah OPD terkait, untuk bisa mengatasi masih adanya warga yang dalam keadaan terpasung ini.

” Katanya Lebong Bebas Pasung, tapi di desa kami ini saja masih ada masyarakat kita yang terpaksa terpasung. Padahal, upaya agar dia (Dadang,red) bisa sembuh menjadi manusia normal, masih ada kemungkinan. Sejauh ini, kami sudah sering menyampaikan baik secara lisan ataupun tertulis kepada OPD terkait perihal warganya yang terkena gangguan jiwa ini,” ungkapnya.

Sangat disayangkan lanjut Kades, upaya desanya untuk menginformasikan soal adanya warganya ini terpasung namun hingga saat ini belum mendapatkan respon. Padahal, usulan untuk pengobatan Dadang ini sudah dibuat bersamaan dengan warga lainnya yang juga mengalami gangguan jiwa. Dimana, saat ini warga tersebut sudah sehat, hanya tinggal Dadang ini yang hingga saat ini masih dalam kondisi terpasung dalam kandang kambing.

” Kami mohon upaya OPD teknis, agar dapat segera mengambil langkah cepat, kalau dari keluarga yang hanya tinggal ibunya sebatang kara, sudah tidak memungkinkan untuk membawa dadang berobat, sementara ia berharap sekali anaknya bisa sembuh,” harap Kades.

Menanggapi temuan ini, Kadis PMD dan Sosial Lebong Reko Haryanto, Sos, M.Si terkejut dnegan informasi ini, ia mengakui akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Lebong, mengenai adanya warga yang terpasung tersebut.

” Nanti kami akan koordinasi ke Dinkes dulu soal itu,” ujar Reko singkat.

 

Laporan : Apri
Editor : Effendy

Related posts

Leave a Comment