RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Bengkulu Utara (SMKN 3 BU) kemarin (22/10) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendampingan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi guru-guru di internal SMKN 3 BU.

Dimana dalam Bimtek para peserta yang merupakan dari guru-guru internal SMKN 3 BU berjumlah 15 orang peserta ini mendapatkan pendampingan langsung dari fasilitator Daerah (Fasda) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bengkulu, yang berjumlah 3 orang yakni Drs Latif Budianto dan Hafidh Zaini, M Pd dan Yulia.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 3 BU Saipul SPd, saat ditemui awak media disela kegiatan berlangsung, bahwa sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan yang bermutu dan bertarap Nasional sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) yaitu, Standar Kompetensi Lulusan. Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Pendidikan dan Standar Penilaian Pendidikan.
“Sampai saat ini SMKN 3 sebgai sekolah rujukan Allhamdullah sudah melaksanakan dua kali yang pertama itu ditahun 2018 hingga sekarang 2019. Tujuannya ada untuk meningkatkan dan memperbaiki sistem penjaminan mutu internal itu sendiri, mulai dari sistem perangkat pembelajaran sesuai dengan 8 standar nasional pendidikan hingga sistem pembelajaran berbasis online,” kata Saipul.
Saipul menambahkan, informasi yang didapatkan harus dipraktekkan tidak boleh berhenti selesai bimtek harus adanya perubahan. Serta berharap kegiatan ini nantinya menjadi informasi baru yang bisa dimanfaatkan serta diimplementasikan di sekolah imbas yang ada. Apalagi SMKN 3 merupakan sekolah Model atau sekolah rujukan.
“Kita berharap informasi yang didapatkan oelh seluruh peserta guru hingga operator sekolah, ada kesan perubahan yang muncul pasca bimtek hingga penjaminan mutu pendidikan nyata. Apalagi kita selaku sekolah rujukan atau sekolah model akan memberikan kembali kepada sekolah imbas yang ada di Kecamatan Padang Jaya yakni SMKN 11 BU. Agar sekolah imbas juga dapat memperbaiki sistem penjaminan mutu internal itu sendiri, mulai dari sistem perangkat pembelajaran sesuai dengan 8 SNP hingga sistem pembelajaran berbasis online,” ungkapnya.
Lebih lanjut dirinya juga mengapresiasi pihak LPMP Bengkulu atas bantuannya dampingannya sebagai Fasda sehingga kegiatan penjaminan mutu bisa terlaksana hingga selesai.
“Kepada pihak LPMP selaku Fasda dalam pendampingan Bimtek ini saya ucapkan terima kasih, sehingga kegiatan penjaminan mutu bisa terlaksana hingga selesai,” tandasnya.
Laporan : redaksi

