Parlementaria DPRD Bengkulu Utara

Dewan Sampaikan 10 Poin Dalam Paripurna Pandangan Umum Fraksi

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Dalam Rapat Paripurna dengan Agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) tentang Perubahan Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019. Dalam penyampaian tersebut seluruh fraksi DPRD BU yakni , Fraksi Golkar, Fraksi Merah Putih, Fraksi Nasdem, Fraksi PAN, Fraksi Kebangkitan Hati Nurani, Fraksi PKPI dan Fraksi Gerindra menyetujui atas Raperda Kabupaten BU tentang Perubahan Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019.

Hadir 30 anggota dewan sebanyak 21 Dewan yang hadir, dipimpin oleh ketua DPRD Aliantor Harahap SE, yang didampingi oleh wakil bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, MAp, wakil ketua I Bambang Irawan, Wakil Ketua II Agus Riyadi serta dihadiri seluruh SKPD dan Forkopimda.

Namun ada satu hal yang mnjadi satu catatan penting bagi pihak ekskutif dalam hal Pemkab BU, yang disampaikan oleh fraksi merah putih yang disampaikan Dedy Syafroni ada 11 catatan poin yang harus di koreksi oleh pihak Pemkab BU yakni

1. Bupati diminta untuk terus berupaya secara maksimal dalam meningkatkan asumsi pendapatan asli daerah (PAD), penerimaan dana perimbangan pusat, maupun asumsi penerimaan lain yang sah.

2. Diharapkan kepada Bupati, dimasa sisa tahun 2019 ini, terus melakukan hubungan baik dengan pemerintah pusat maupun provinsi, termasuk pihak ketiga.

3. Pihak eksekutif diminta untuk tidak mengulur-ulur waktu dan melalaikan pelaksanaan hearing yang akan segera dilakukan, demi melancarkan roda dan program Pemda Bengkulu Utara.

4. Bupati diharapkan dapat segera menyampaikan APBD tahun 2020, agar dapat diproses dan dibahas bersama antara legislatif dan eksekutif, dengan waktu yang tidak terlalu lama.

5. Langka-langkah apa saja yang akan dilakukan Bupati dalam mengalokasikan dana APBD-P T.A 2019 yang tersisa, secara tepat sasaran, terarah dan tepat waktu.

6. Berkenaan dengan masalah pokok-pokok pikiran DPRD di tahun APBD 2019 belum terakomodir, sementara APBD T.A 2019 pengesahannya telah tepat waktu.

7. Meminta kepada pemerintah daerah untuk kejelasan, sudah sejauh mana proses mengenai aset lahan SD model yang saat ini masih menjadi sengketa antara warga dan pemerintah daerah.

8. Sehubungan dengan kondisi jalan lintas penghubung Bengkulu Utara – provinsi Bengkulu, sangat tidak layak untuk di akses dan ditempuh oleh masyarakat lokal maupun pendatang. Diminta kepada Bupati agar segera dapat berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar jalan tersebut dapat segera dibenahi, terutama juga untuk jembatan Tanjung Agung Palik (TAP), agar tidak ada lagi korban laka melalui jalan tersebut.

9. Terlihat banyak jalan di kabupaten BU yang berlobang namun tidak ditampal oleh satgas jalan, untuk apa satgas jalan dibentuk oleh pemda namun hanya tidur dan menghabiskan uang negara.

10. Menghimbau kepada tim saber pungli kabupaten Bengkulu Utara untuk dapat melakukan action dalam menyikapi pungli-pungli di Bengkulu Utara, salah satu contoh yaitu fee-fee proyek.

11. Mengenai pernyataan Bupati BU terhadap pembangunan gapura Kerukunan Umat Beragama (KUM) di desa Rama Agung, yang menyatakan bahwa wacana pembangunan tersebut tidak disetujui oleh DPRD. Maka seluruh pihak DPRD merasa sangat tersinggung atas pernyataan tersebut.

“Demikian lah pandangan umum dari fraksi merah putih, tidak ada maksud menjatuhkan dan menyakitkan seseorang, hal ini agar dapat menjadi penyeimbang antara pihak legislatif dan eksekutif, agar kabupaten Bengkulu Utara menjadi lebih baik, elok dan cantik dan kondusif, seperti yang kita semua harapkan,” ungkap Dedy

Sementara itu, Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE MAP ditemui awak media usai rapat tersebit menyampaikan, pihak Pemkab BU sangat apresiasi atas sampaian dari fraksi-fraksi DPRD BU, bahwa atas apa yang disampaikan tersebut menjadi catatan penting bagi dan akan dibahas bersama jajaran Pemkab BU, dalam waktu dekat akan dijawab.

“Ya atas apa yang disampaikan oleh seluruh fraksi DPRD Kabupaten BU sangat apresiasi, bahwa apa yang disampaikan tersebut akan menjadi catatan penting hal ini tujuannya untuk kepentingan bersama dalam pembangunan Kabupaten BU,” pungkasnya.

Laporan : redaksi

Related posts

Leave a Comment