Mutasi ASN, Istri Ketua Gerindra Nonjob
Diduga Kuat Unsur Kepentingan Politik

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Ironis sekali, birokrasi Pemerintahan Daerah, khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) disinyalir sudah dirasuki dengan unsur kepentingan politik. Bagaimana tidak, hal ini terlihat dalam mutasi yang baru terjadi pada Selasa sore (17/4) dikantor BKP-SDM BU. Dimana, dalam mutasi ini seorang pejabat eselon III yakni Yeni Diryana, SKM, MM dinonjobkan dari jabatannya sebagai Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten BU yang digantikan oleh Rohis Makmun.

Menariknya, sosok Yeni adalah istri dari pengendali salah satu Partai Politik di Kabupaten BU yang mengantarkan Ir. Mi’an menjadi Bupati BU, yakni Partai Gerindra. Diketahui, Ketua dari partai ini Herliyanto yang merupakan suami dari Yeni.

Mutasi yang menonjobkan Yeni ini, tidak ditampik oleh Kepala BKP-SDM BU, Setyo Budi Rahardjo, yang ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa. Yeni Diryana, dinonjobkan dari jabatannya sejak pelantikan yang langsung dipimpin oleh Sekda BU Dr. Haryadi, S.Pd, MM, M.Si, bersama dengan satu pejabat eselon II dan 4 lainnya pejabat eselon III.

” Iya benar, Penjabat Kabid sebelumnya di Kantor DPPKB yang diisi oleh Rohis Makmun, saat ini nonjob,” ujar Budi.

Menanggapi hal ini, Herliyanto ketika dikonfirmasi juga membenarkan bahwa istrinya telah dinonjobkan. Disinggung dengan sikap Bupati yang saat ini merupakan Kepala Daerah, Herliyanto tidak bisa berkomentar banyak. Ia hanya mengungkapkan, sangat menyayangkan jika sikap Bupati BU Ir. Mi’an ini, yang sudah menonjobkan istrinya lantaran adanya unsur kepentingan politik. Dimana, jabatan ketua Gerindra yang sebelumnya dijabat oleh Ir. Mi’an yang juga mengantarkannya menjadi Bupati telah berpindah ketangannya.

” Sangat saya sayangkan jika sikap Bupati ini karena urusan politik. Jika mengikuti aturan, urusan pemerintahan tidak boleh sama sekali dimasuki unsur politik. Jika ada rasa sakit hati, karena posisi Ketua Partai ini saya rebut dari tangannya, apa salah ASN yang kena mutasi. Terlebih lagi, ASN tersebut istri saya,” ungkap pria yang biasa disapa Ba’ab ini.

Herliyanto hanya mengharapkan, Mi’an dapat berjiwa besar dan tidak mencampuradukkan kepentingan politiknya dengan urusan pemerintahan. Karena itu sangat tidak baik.

” Semoga saja, dugaan saya salah. Karena sangat kebetulan sekali. Kami (Gerindra,red) yang merencanakan akan mengadakan pengukuhan kader partai besok (18/4), justru saya sebagai Ketua mendapatkan hadiah, istri saya yang merupakan ASN di Pemkab BU, dinonjobkan. Meski demikian, saya memaklumi karena sesuai dengan kata orang nomor satu ASN di BU yakni Haryadi. Mutasi itu biasa, untuk penyegaran ASN dilingkungan Pemkab BU,” pungkasnya.

Sekedar mengingatkan, Yeni Diryana, SKM, MM dilantik oleh Ir. Mi’an pada bulan Agustus 2017 silam, dimana pelantikan saat itu cukup fantastik. Ada 99 pejabat dari 103 yang dilantik langsung oleh Bupati, dan nama istri dari Ketua Gerindra ini termasuk didalamnya. Selain itu, Saudara dari Ketua Gerindra ini juga dilantik oleh Bupati sebagai Camat, pada saat yang sama.

 

Laporan : Effendi

Baca berita terkait :

https://rubriknews.com/lagi-mutasi-agus-haryanto-jabat-kepala-bpkad-bu/

https://rubriknews.com/dua-pejabat-nonjob-dilantik-isi-kekosongan-opd/

https://rubriknews.com/catur-jabatan-eselon-ii-memanas/

Related posts

Leave a Comment