RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Pihak Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) membantah melakukan aksi star pemukulan , (Baca : https://rubriknews.com/bahas-aset-alun-alun-asn-baku-hantam/) seperti yang dilontarkan oleh pihak Sekdis Pariwisata Kalman Darmawi, yang mengatakan dicekik dan dipukul. Hal ini dikemukakan oleh Kabis Sarpras Dispora BU Bari Oktari kepada awak media di kantor Polres BU, Selasa sore (10/4).
” Kami tidak melakukan pemukulan duluan, justru pihak Kalmanlah yang tidak terima pada saat rapat, yang langsung berdiri dan memukul saya. Pukuln Kalman itu sendiri langsung ke bibir saya, akibatnya bibir saya pecah,” ungkapnya.
Baca juga : https://rubriknews.com/kadispora-bantah-ikut-pukul-sekdis-pariwisata/
Dijelaskan Bari, aksi baku hantam ini sebenarnya tidak ia inginkan. Namun dirinya juga berhak untuk membela diri, ketika dianiaya oleh orang lain. Saat itu diakui Bari, dalam pembahasan soal aset alun-alun. Ia meminta kepada pihak kalman agar memahami terlebih dahulu aturan, namun rupanya penyampaiannya tersebut membuat Kalman tersinggung dan sempat melontarkan kata-kata kasar, yang langsung berdiri dan ketika itu dirinya juga ikut berdiri. Namun ia tidak menyangka, jika Kalman langsung memukulnya. Mendapati pukuln itu, ia tidak terima dan membalas sehingga terjadilah aksi saling pukul tersebut.
” Kami juga tidak terima dengan aksi mereka (Kalman,red), untuk itu kami pun mendatangi Mapolres BU untuk berkoordinasi dan memberitahukan serta memberikan klarifikasi atas kejadian memalukan ini. Meski dmeikian, jika masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan, ia pun tidak menolak dan akan menydahi keributan ini,” pungkasnya.
Laporan : Effendi

