Jabatan Kadinsos Dipertahankan, Alasan Mundur Suwanto Dan Bupati Berbeda!!!

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Ditengah gonjang-ganjing masalah bantuan sembako, yang mana dunia pemerintahan di Bengkulu Utara juga dihebohkan dengan mundurnya Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara Suwanto, semakin menambah menarik hiruk pikuk kehebohan Pandemi Covid 19 ini. Terlebih lagi, saat ini Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an berstatemen bahwa Kadinsos tetap dijabat Suwanto. Namun menariknya, pengakuan Suwanto mundur dengan statemen bupati alasan Suwanto mundur sangat berbeda. Ada apa dengan kemunduran Suwanto, dengan pernyataan bupati karena beban kerja?

Seperti diberitakan sebelumnya, mundurnya Suwanto dari jabatan Kadinsos BU, dikarenakan alasan kesehatan. Yang mana, kabar mundurnya tersebut sempat menghebohkan Bengkulu Utara, yang tidak hanya dikalangan pejabat pemerintahan, namun juga hingga ke masyarakat kelas bawah, yang hingga saat ini masih menantikan bantuan akibat anjloknya perekonomian dampak pandemi Covid 19 ini.

“Hanya alasan kesehatan, tidak ada masalah lain. Yang jelas, bukan beban kerja,” ujar Suwanto singkat kepada salah satu awak media di Bengkulu Utara.

Sementara itu, hari ini Senin (4/5) sangat mengejutkan Bupati bengkulu Utara Ir. Mi;an menyatakan dengan tegas, bahwa terkait dengan telah mundurnya Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten BU Suwanto MAP pada (30/4) lalu, sampai saat ini tidak ada penggantinya dan jabatan Kepala Dinsos BU tersebut masih tetap dipegang oleh Suwanto, MAP.

“Ya, terkait kabar mundurnya Kepala Dinsos, sudah, dan tidak ada masalah lagi, semua sudah diselesaikan. Dan untuk Kepala Dinsos tetap Suwanto, MAP,” kata Mian.

Ia pun membeberkan, mundurnya Kepala Dinsos secara mendadak, ternyata disebabkan karena beban kerja. Namun hal tersebut, biasa dalam suatu pekerjaan. Mian menuturkan, seharusnya bila pekerjaan tersebut dirasakan berat, hal ini tentu bisa dicarikan solusinya agar pekerjaan dapat ringan.

“Seharusnya bila memang masalahnya beban kerja berat, kita cari solusinya bagaimana cara bisa supaya ringan. Yang jelas untuk permasalahan ini, sudah tidak ada masalah lagi,” pungkasnya.

Warga : Kalau Tidak Kuat Jangan Dipaksa

Disisi lain, salah satu warga Bengkulu Utara yang namanya enggan disebutkan, menyarankan kepada Suwanto untuk bersikap tegas. Yang mana, jika dirasa tidak mampu, dan mendapatkan tekanan yang luar biasa, keputusan yang ia ambil sebelumnya itu merupakan hal yang terbaik. Namun, jika merasa mampu akan lebih baik lagi dijalankan dan membantu masyarakat menjawab keresahan masyarakat ditengah pandemi Covid 19 ini, terlebih lagi menjelang lebaran tahun ini.

“Kalu idak kuat, jangan dipaksa,” imbuhnya singkat.

Untuk diketahui, juga Suwanto yang baru menjabat Kepala Dinsos selama kurang lebih 6 bulan ini sempat berpamitan kepada seluruh pegawai dan staf bawahannya pada (30/4) lalu.

Laporan : redaksi

Related posts

Leave a Comment