Dikomandoi PT Alno, Forum TJSLP Salurkan Bantuan Senilai Miliaran Rupiah Tabung Oksigen Dan Swab Antigen

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Senin pagi (23/8), di komandoi oleh PT Alno yang menjadi pimpinan pada forum TJSLP Kabupaten Bengkulu Utara, bersama dengan pelaku usaha baik yang bergerak dibidang perkebunan, pertambangan hingga perbankan melakukan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) ke Pemkab Bengkulu Utara, untuk mengentaskan perkembangan pandemi Covid 19 khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara. Kegiatan penyaluran ini, dilakukan secara simbolis di gedung Balai Ratu Samban Arga Makmur yang menjadi markas Satgas Penanganan Covid 19 BU, yang langsung dihadiri oleh Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an serta Forkopimda BU dan para pelaku usaha yang tergabung di forum TJSLP.

Photo-bersama-Kepala-Bappeda-BU-dan-Ketua-Forum-TJSLP-Bengkulu-Utara

Kepada awak media, Ketua Forum TJSLP BU Hutabri selaku pimpinan PT Alno mengatakan. Pihak perusahaan di Kabupaten Bengkulu Utara yang tergabung di TJSLP BU mendukung penuh upaya pemerintah dalam menangani masalah pandemi covid 19. Karena bagaimana pun, semakin tinggi perkembangan pandemi di BU juga pasti berefek ke perusahaan. Selain itu, semakin lancar perekonomian, tentunya roda perusahaan akan semakin lancar. Jadi, pihaknya menyambut positif inisiatif dari Pemkab BU untuk mengundang para pelaku usaha melakukan gotong royong bersama, mengentaskan perkembangan covid 19. Yang diharapkan, dengan adanya gotong royong dalam mengentaskan perkembangan pandemi covid 19 ini, dapat menurunkan status level PPKM di kabupaten BU.

“Kedepan, kami memastikan akan melihat kondisi perkembangan masalah pandemi covid 19 ini. Dimana harapan kita perkembangannya semakin baik. Mengingat CSR ini, tentunya ada program lain perusahaan dalam penyalurannya. Harapan kita, kedepan bantuan csr ini, dapat disalurkan ke arah program lain. Namun, jika ini belum tuntas juga, pastinya csr ini akan membantu mengentaskan covid 19,” ujar Hutabri pimpinan PT Alno.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an, sangat berterimakasih kepada para pelaku usaha di Kabupaten BU, yang sudah berkenan menyalurkan bantuan CSR untuk menangani masalah pandemi covid 19 di Kabupaten Bengkulu Utara. Yang mana, bupati menegaskan kesehatan masyarakat menjadi hukum tertinggi bagi semua pelaku usaha. Ia pun berterimakasih, para pelaku usaha yang sudah menyalurkan CSRnya berupa bantuan material yakni, tabung oksigen dan alat swab anti gen yang jika dinilai mencapai 2 Miliar Rupiah. Hal ini dikatakannya, untuk mendukung kegiatan tracing dengan populasi penduduk yang tinggi. Yang mana, Pemkab BU mendapatkan target tracing mencapai 4 ribu swab untuk pemetaan kondisi riil penyebaran virus corona.

“Saya atas nama Pemkab BU, berterimakasih sekali kepada para pelaku usaha, yang sudah berkenan bersama-sama bergotong royong mendukung dan menekan penyebaran covid 19 di BU. Kedepan harapan kami, semangat gotong royong ini, dapat terus terjalin,” ujarnya.

Mi’an pun menjelaskan, kendati pun keputusan status level IV di BU telah berubah, pihaknya belum akan menurunkan level tersebut. Hal ini dilakukannya, agar semua pihak yang terkait dalam penanganan pandemi ini, tidak jumawa dan tetap waspada.

“Saya juga mengimbau para pelaku usaha terutama perusahaan perkebunan dan pertambangan, agar dapat mengawasi karyawannya, tidak menutup kemungkinan karyawan berinteraksi seperti halnya yang dilakukan karyawan yang melakukan perjalanan driver holing tambang. Dan ini, diharapkan tidak timbul cluster pertambangan dan perkebunan. Kedepan, saya juga meminta para pelaku usaha membentuk stagas penanganan covid 19 di perusahaan masing-masing,” demikian Bupati.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment