Rosjonsyah, Sulap Terminal Jadi Pasar

RubriKNews.com, LEBONG – Terminal Pasar Muara Aman yang sejak dahulu kala, tidak pernah berubah. Tahun ini, Bupati Lebong H. Rosjonsyah, S.Ip, M.Si bakal menyulap terminal ini menjadi Pasar elit, seperti halnya dengan daerah yang memiliki Pasar Tradisional Modern (PTM).

Ini telah dibuktikan Bupati dengan telah dilangsungkannya peletakan batu pertama pembangunan PTM beberapa waktu lalu, dengan luasan 25 X 55 Meter persegi dengan tinggi bangunan mencapai 9 Meter, dengan dana yang telah dikucurkan untuk pembangunannya sebesar Rp. 6 Milyar.

Dalam Penyampaiannya, Rosjonsyah mengemukakan sikapnya yang optimis, jika tahun ini pasar senilai Rp 6 M tersebut, yang merupakan bantuan dari Kementrian Perindustrian dan Perdagangan RI ini, akan selesai dibangun.

” Saya ingin PTM yang dibangun ini, dapat terkontrol penuh, mulai dari pedagang yang tidak lagi ada istilah berdagang sembarangan, dan harus tertata rapi. Kemudian pasar ini harus memiliki unit pengelola yang jelas, jangan sampai abal-abal mulai dari parkir harus menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Pasar merupakan suatu kebutuhan primer yang sangat diutamakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sambung pria yang biasa disapa Jhon ini. Mulai dari PNS, maupun masyarakat umum tentunya harus dapat bersama-sama menjaga dan memperindah PTM ini.

” Pasar ini merupakan peninggalan pada saat pemekaran Kabupaten Lebong, saya akui hingga saat ini belum pernah ada perombakan mulai dari gapura masuk terminal hingga beberapa bagian pasar. Maka dari itu, kedepan yang saya inginkan, pasar ini dapat memiliki wajah baru,” imbuhnya.

Untuk itu, ia sangat berharap pembangunan PTM dapat didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat, agar program pembangunan PTM ini, dapat berjalan lancar.

” Pembangunan PTM harus bisa selesai di tahun ini, dan mudah-mudahan dalam pembangunan hingga selesai tidak ada kendala. Sehingga, akan berdampak dengan kesejahteraan masyarakat, serta ada feed back terhadap PAD Kabupaten Lebong khususnya,” harapnya.

Disisi lain, Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Lebong Drs Achmad Gozali menambahkan, secara keseluruhan dalam proses pembangunan PTM tidak ada kendala yang terlalu mendasar. Diakuinya dalam proses pembangunan, usai penentuan titik nol pembangunan PTM sekitar 2 minggu lalu, terdapat 2 kendala seperti eks fasilitas bangunan yang telah berdiri dan akan dilakukan pembongkaran, kemudian keluhan pedagang mengenai akses pintu masuk dari arah depan terminal, yang ditutup sementara lantaran proses pengerjaan PTM.

” Kalau untuk kendala lain tidak ada, hanya 2 kendala itu yang kami minta agar ada solusi dan akan dibahas secara bersama-sama. Apalagi, tahun ini PTM harus bisa selesai dibangun tahun ini. Semoga saja kedepan kendala ini dapat dimengerti demi kemajuan Kabupaten Lebong,” singkat Gozali.

 

Laporan : Apri
Editor : Effendy

Related posts

Leave a Comment