RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kamis (1/3), sekitar pukul 10.35 WIB warga desa Rama Agung Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, mendadak gempar. Pasalnya, seorang pemulung bernama Wayan Nelaye (56) bersama istrinya Nyoman Wangi (50) warga desa Rama Agung, yang biasa mencari rezeki di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, menemukan sosok bayi laki-laki yang masih berbalut ari-ari dalam bungkus plastik warna hitam di tumpukan sampah. Diduga, jasad bayi ini sengaja dibuang karena hasil hubungan gelap.
Data terhimpun, penemuan jenazah bayi yang diperkirakan masih berumur 12 hingga 24 jam ini, berawal saat Wayan yang terkejut ketika membuka bungkus plastik warna hitam melihat apa yang ditemukan di tumpukan sampah. Penasaran dengan isinya, lantas membuka plastik itu, berharap ada barang yang bisa diambil dan dijual kembali. Alih-alih menemukan sampah bermanfaat yang bisa dijual, di dalam plastik hitam itu ternyata ditemukan sosok jasad bayi merah yang masih berbalut ari-ari.
Bayi tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa. Wayan kemudian memanggil orang di sekitar TPA untuk meminta pertolongan. Orang-orang di sekitar TPA kemudian datang dan mendekat ke tempat penemuan bayi dan salah satunya berinisiatif langsung melaporkannya ke pihak Kepolisian. Polisi dari Polres Bengkulu Utara, kemudian mendatangi lokasi usai menerima laporan kejadian itu.
Di sekitar lokasi penemuan mayat bayi tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda apapun, hanya terdapat tumpukan sampah. Kemudian bersama dengan warga pihak Kepolisian yang dibantu aparat TNI langsung membawa jenazah bayi ke RSUD Arga Makmur untuk mengetahui hasil pemeriksaan medis, dimana tali pusar bayi yang masih tersambung dengan plasenta.
Diketahui, jenis kelamin bayi laki-laki dengan panjang 49 CM dan berat 2,150 Kg. Ironisnya, saat dilakukan pemeriksaan oleh pihak RSUD, ditemukan bekas luka dibagian punggung bayi, yang belum diketahui luka tersebut apakah didapat dari sebelum bayi ini dibuang atau karena benturan yang dikira petugas adalah sampah.
” Iya warga saya ada yang menemukan jasad bayi saat tengah mengais sampah di TPA. Terkejut dengan temuan itu, ia langsung berteriak dan memberitahukan kepada warga lainnya bernama Yunas yang langsung menghubungi aparat penegak hukum. Sejauh ini, profesi wayan memang mengais sampah di TPA. Penemuan ini membuatnya cukup terkejut dan shock, dan saat ini pak Wayan langsung beristirahat dirumah,” ujar Kades Rama Agung Putu Sriada.
Sejauh ini, Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jufri didampingi Ipda Rahmat membenarkan penemuan jasad bayi tersebut. Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan, untuk mengathui seperti apa penemuan jasad bayi ini. Ia mengakui bahwa jasad bayi ini ditemukan oleh salah seorang pemulung sampah warga desa Rama Agung, yang sebelumnya mengira bungkusan plastik yang membungkus bayi tersebut sampah.
” Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui temuan jasad bayi ini. Sejauh ini, kita belum berani menduga-duga karena kami masih mengidentifikasi dan menghimpun informasi terkait pembuangan bayi tersebut, untuk informasi lebih jauhnya masih akan didalami,” imbuhnya.
Laporan : Effendi

