RubriKNews.com , BENGKULU UTARA– Miris, Yuni warga Desa Tanjung Sari Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara, sepanjang menjadi korban diduga perdagangan manusia yang keren di perdagangan manusia. Belum pernah mengenyam bangku sekolah, sejak ia berangkat 14 tahun. Ironisnya lagi, 6 tahun di genggaman pihak yang mengambil yayasan, diusianya yang menginjak 19 tahun ini, belum juga memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik. Hal ini pun disetujui oleh Yuni sendiri, kompilasi berbincang dengan awak media Selasa kemarin (19/2) di ruang media center Humas Pemkab BU. Baca: Dugaan Perdagangan Manusia, ABG Yang Hilang…
Read More