Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Raperda APBD 2020
RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), kemarin (12/11) bertempat di ruang rapat utama DPRD BU melakukan rapat paripurna tentang Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2020. Dimana rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD BU Sonti Bakara SH didampingi Wakil Ketua II Herliyanto SIp dan Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE MAp serta dihadiri oleh 22 Anggota Dewan, Kepala SKPD dan OPD dilingkungan Pemkab BU. Dimana seluruh 7 fraksi yakni Fraksi PDIP, Faksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Nasedem, Farkasi PAN, Fraksi De Asen Utara dan Fraksi Nurani Indonesia Sejahtera menyampaikan pandangan masing-masing.
Seperti dari perwakilan Fraksi Golkar Sudarman menyampaikan, Raperda APBD tahun 2020 yang diajukan oleh Bupati BU Ir H Mian adalah untuk meneruskan program kerja pembangunan Kabupaten BU, di mana menurut fraksi Partai Golkar harus menindaklanjuti demi tercapainya pembangunan dan rencana yang lebih maju lagi. Fraksi Partai Golkar melihat bahwa RAPBD Kabupaten BU tahun anggaran 2020 masih jauh dari harapan masyarakat dimana RAPBD APBD Tahun Anggaran 2020 yang telah diajukan oleh Bupati masih sangat dominan untuk belanja tidak langsung sehingga untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kabupaten BU semakin tidak terkendali.
“Untuk itu kami sangat berharap agar kiranya untuk tahun-tahun yang akan datang bisa berupa belanja langsung minimal bisa berimbang dengan belanja tidak langsung sehingga apa yang diharapkan oleh masyarakat dapat kita wujudkan dengan harapan semakin besarnya belanja langsung maka keluhan keluhan dan harapan-harapan masyarakat BU dapat diatasi dengan peningkatan pembangunan. Kami Fraksi Partai Golkar berharap apa yang dicapai pada tahun-tahun yang sudah berjalan supaya lebih ditingkatkan lagi sehingga predikat WTP yang telah dicapai dapat dipertahankan untuk mengharumkan nama baik,” kata Sudarman.
Sudarman menambahkan, pihaknya juga memberikan 4 saran kepada Bupati BU dimana saran tersebut yakni pertama Bupati dapat lebih memperhatikan kesejahteraan honorer K2 dan tidak ada ketimpangan kesejahteraan. Kedua Partai Golkar mengharapkan kiranya pokok pikiran anggota DPRD dapat diakomodir dalam APBD dalam rangka perwujudan harapan setiap Dapil yang diamanahkan ke DPRD. Ketiga fraksi Golkar mengharapkan ada pembangunan dan peningkatan jalan dapat lebih merata di wilayah Dapil 1, 2 dan 3. Dan keempat Fraksi Partai Golkar juga berharap bantuan partai politik dapat dinaikkan besaranya disesuaikan dengan kemampuan APBD.
Perwakilan Fraksi Gerindra, Rizal Sitorus juga menyampaikan kepada Bupati BU berharap lebih keras lagi serta dapat berlaku adil dan benar terhadap masyarakat BU dalam pembangunan fisik dan dibidang pelayanan umum kepada masyarakat serta juga dapat mengoptimalkan segala potensi Pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya sampai tahun ini pembangunan yang ada di Kabupaten BU belum berjalan dengan baik sehingga tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan demikian diharapkan Bupati dapat benar-benar dapat direalisasikan secara maksimal tepat waktu tepat sasaran. Sehingga pembangunan di kabupaten BU dapat berjalan secara maksimal.
“Pembangunan yang secara maksimal adalah salah satu barometer kemajuan dan keberhasilan suatu pimpinan maupun daerah itu sendiri bagaimana cara mengakui keberhasilan kita jika kita masih jauh dari target pencapaian,” tukasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE MAp, mengungkapkan, terkaut dengan apa yang telah disampaikan oleh seluruh fraksi DPRD BU akan dijawab pada agenda rapat paripurna penyampaian pihak ekskutif terhadap penyampaian padangan umum fraksi yang akan dilakukan hari ini (13/11). Namun dirinya beraharap pembahasan RAPBD APBD tahun 2020 ini dapat berjalan dengan baik, semua ini dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten BU.
“Atas penyampaian dari fraksi ini akan kita sampaikan selanjutnya. Yang jelas harapan kita pembahasan ini dilakukan semua demi kesejahteraan masyakat Kabupaten BU,” pungkasnya.
Laporan : Redaksi

