Sst, Ada ASN DPRKP Bengkulu Utara Jarang Masuk Kantor

Kepala-DPRKP-Bengkulu-Utara-Supadi,-S.Ip..

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Bengkulu Utara kembali menjadi sorotan. Bagaimana tidak, seperti halnya ASN di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bengkulu Utara, informasinya sudah sejak bulan Februari 2021, jarang masuk kantor. Dimana, informasi ini berhasil dihimpun awak media, setelah melihat absensinya yang tertera, bahwa oknum ASN berinisial YH dalam tahun 2021 ini sudah lebih dari 46 hari tidak masuk kantor. Menanggapi hal ini, Kepala DPRKP BU Supadi, ketika dikonfirmasi awak media tidak membantah, bahwa adanya salah satu ASN yang menempati jabatan…

Read More

Bupati “Slow Respon”, Soal Namanya Disebut Berikan Izin PT Pamor Ganda Garap Lahan Pemkab

Bupati-Bengkulu-Utara-slow-respon-terkait-kasus-dugaan-penjarahan-PT-Pamor-Ganda-terhadap-aset-lahan-Pemkab-Bengkulu-Utara

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait kasus dugaan penjarahan yang dilakukan oleh pihak PT Pamor Ganda, terhadap aset lahan Pemkab Bengkulu Utara seluas 63 hektar yang terindikasi menimbulkan kerugian negara mencapai Miliaran Rupiah, dimana dicurigai adanya oknum di pemerintahan yang diduga menerima aliran hasil perkebunan karet tersebut. Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an, hingga saat ini “Slow respon” terhadap penyebutan namanya atas dugaan penjarahan yang dilakukan oleh pihak PT Pamor Ganda, dengan berasumsi sudah diberikan izin oleh bupati. Terungkapnya slow respon ini, ketika awak media mengkonfirmasi Ketua DPRD BU Sonti Bakara atas…

Read More

Apa Kabar Dugaan Korupsi Kegiatan Tebas Bayang DPUPR Provinsi Bengkulu Yang Dilapor Ke Kejari Bengkulu Utara

Kantor-DPUPR-Provinsi-Bengkulu-diduga-korupsi-tebas-bayang

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait adanya indikasi korupsi, pada kegiatan tebas bayang perawatan ruang milik jalan (Rumija) yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Bengkulu di Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2019 dan 2020, yang menguras anggaran mencapai Miliaran Rupiah tersebut. Saat ini diketahui, telah dilaporkan oleh masyarakat ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara. Dimana, dalam laporan tersebut adanya indikasi markup pada Harian Ongkos Kerja (HOK) dan juga dugaan manipulasi dokumen pertanggungjawaban. Syamsu selaku pelapor kepada awak media, menjelaskan. Pihaknya, selaku mesyarakat sengaja melaporkan kegiatan ini, karena…

Read More