RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Pesta demokrasi telah berlalu, untuk wilayah Bengkulu Utara banyak terjadi drama. Terutama, prediksi 70 persen wajah baru yang akan mengisi kursi lembaga parlemen yang terhormat. Prdiksi ini pun, didapati setelah berlalunya, pleno pada 15 kecamatan, dimana dari 19 Kecamatan dan 215 desa dan 5 Kelurahan.
Sejauh ini, dari data yang berhasil dihimpun awak media pada pleno di 15 Kecamatan, dan data dari KPUD Bengkulu Utara, yang telah masuk hingga tanggal (25/4) ini, yang mana sudah sebanyak 694 TPS dari 893 TPS se Kabupaten Bengkulu Utara. Alhasil, wajah baru yang akan mengisi kursi parlemen, diprediksi sebanyak 20 orang lebih. Sementara incumbent hanya sebanyak 10 orang.
Prediksi wajah baru yang akan mengisi kursi parlemen diantaranya. Dari dapil I, ada Herliyanto Hazadin dari partai Gerindra, Amintas Hutapea dari Partai PDIP, Budesmo dari Partai Berkarya, Salamun dari partai PPP. Sementara Dapil II, ada Edi Afrianto dari PAN dan Dwi Tanto dari Partai PKB. Untuk Dapil III, ada Oger Sabana dari partai PKPI, Eko dari Partai Nasdem, Beni dari Partai PDIP, Rozi dari partai Hanura. Terkahir dari dapil IV, Hendrik dari partai PDIP, Rizal Sitorus dari Gerindra, Usman Purba dari Partai Nasdem dan Edi Putra dari partai PAN, terkahir ada Febri Yurdiman dari partai Perindo.
Perolehan suara yang tertera di KPUD BU, belum final. Mengingat, pleno sendiri baru selesai dijalani di 15 Kecamatan dan masih menyisakan 4 Kecamatan lagi. Pleno berjalan lancar, tanpa halangan yang berarti meskipun dalam proses banyak sekali drama yang telah terjadi. Mulai dari, adanya anggota KPPS yang meninggal disinyalir disebabkan kelelahan, juga memanas adanya perbedaan perolehan suara, sehingga terjadi pembukaan kotak sudara, speerti halnya yang terjadi di pleno Kecamatan Air Besi.
Dipastikan Setelah Semua Pleno Rampung
Komisioner KPUD BU Ramadiandri, dikonfirmasi awak media belum dapat berkomentar banyak soal prediksi ini. Namun demikian, ia tidak menampik pleno telah selesai dilakukan di 15 Kecamatan. Untuk hasilnya sendiri, pihaknya belum dapat memastikannya hingga selesainya seluruh pleno di 19 Kecamatan.
“Kita tunggu saja, untuk prediksi bisa iya bisa juga tidak. Yang pasti, semuanya akan jelas setelah rampung semua pleno untuk 4 Kecamatan yang tersisa,” singkatnya.
Laporan : Redaksi

