Apa itu web development & fungsinya

Sebagian besar orang berpikir bahwa web designer, pengembang web dan webmaster ialah sama. Padahal, semuanya berbeda. Dimana letak perbedaan yang sebenarnya?

Web Developer

Web developer ialah seseorang yang menciptakan software berbasis web dengan memakai bahasa pemrograman. Pada dasarnya, web pengembang membuat sekian banyak hal “terjadi” pada suatu website. Peran web developer ialah sebagai penghubung dari seluruh sumber daya yang akan dipakai pada suatu website, mulai dari pemanggilan database, menciptakan halaman situs yang dinamis, sampai mengatur teknik pengunjung guna berinteraksi dengan elemen-elemen dari situs tersebut.

Seorang web pengembang yang handal bakal terbiasa dengan bahasa pemrograman, baik tersebut di sisi server ( server-side scripting ) maupun disisi client ( client-side scripting ). Dan tidak boleh lupa dengan aspek database yang bakal digunakan. 😉 Berikut ialah bagian software yang mesti dicerna oleh seorang web developer.
• Client-side: JavaScript
• Server side: ASP, ASP.NET, Java, Perl, PHP, Python, Ruby, dsb.
• Databases: MySQL, Oracle, dsb.

Aspek tampilan menjadi sisi yang agak “terpinggirkan” oleh web developer. Pada umumnya sesudah scripting dari software web telah berlalu dibuat, web pengembang akan memberikan pekerjaannya untuk web designer untuk membuat tampilan yang baik.

Web Designer

Web designer ialah seseorang yang bekerja dengan unsur-unsur visual pada sebuah halaman web. Dia ialah orang yang menciptakan wajah halaman web terlihat begitu “cantik”. Para web design mengintegrasikan komponen laksana gambar, file flash, atau multimedia ke dalam halaman web untuk meningkatkan pengalaman visual user, atau guna melengkapi content page.

Pemahaman mengenai Client-side scripting, HTML, CSS, teknik memanipulasi image dan animasi merupakan sejumlah hal yang dikuasai oleh web designer.
Berikut ialah bagian urusan yang mesti dicerna oleh seorang web designer:
• Client-side scripting: JavaScript
• Server-Side scripting: PHP, ASP, dsb.
• Cascading Style Sheets
• HTML
• Manipulasi image : Adobe Photosop, GIMP, Corel Draw, dsb.
• Animasi, seringkali berupa flash.

Web designer seringkali bekerja dalam tim guna meyakinkan suatu tampilan situs dapat membuat software web bekerja dengan baik. Keterampilan ekstra berupa komunikasi, pasti akan menjadi paling berguna untuk para web designer.

Sisi beda yang pun harus dicerna oleh web designer ialah usability / kegunaaan, standar W3C guna HTML dan CSS dan kompabilitas tampilan pada browser yang berbeda.

Webmaster

Webmaster merupakan campuran dari keduanya, bahkan webmaster pun bertugas guna memelihara software web yang digunakan. Sebagai daftar tambahan, webmaster mungkin pun bertanggung jawab guna optimisasi search engine ( SEO ), memenuhi content pada website, sampai ‘memasarkan’ situs tersebut.

Dalam kumpulan kerja yang lebih besar, webmaster bakal lebih tidak sedikit menjadi manager dari suatu web-based project, menata pekerjaan web pengembang dan web designer, sampai melakukan pengujian terhadap usability dari software web yang dibuat.

Bagi seorang web developer, keterampilan logis sangat diperlukan untuk menata alur software web yang dibuat. Sedangkan web designer membutuhkan keterampilan artistik dan kreatifitas. Dan untuk seorang webmaster, pasti akan membutuhkan keterampilan logis.

Related posts

Leave a Comment