Antisipasi Gejolak Masyarakat Atas Statemen Presiden AS, Polres Bu Gelar Rapat Dadakan

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Mapolres Bengkulu Utara (BU), kemarin Kamis (8/12) bergerak cepat dalam mengantisipasi adanya gejolak masyarakat atas pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), yang menyatakan Yerussalem sebagai ibukota Negara Israel. Hal ini ditunjukkan oleh pihak Polres BU, menggelar aksi rapat dadakan koordinasi dengan pihak terkait, khususnya yang bersentuhan langsung dengan umat islam di Kabupaten BU.

Pantauan dilapangan, rapat ini digelar di kantor Kementrian Agama (Kemenag) BU sekitar 15.30 WIB, yang dihadiri langsung oleh Kepala Kemenag BU Zainal, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten BU dan beberapa unsur tokoh agama terkait.

Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, S.Ik menuturkan, bahwa pihak Pemerintah pusat melalui Presiden Joko Widodo dan seluruh pemimpin dunia, telah mengutuk dan tidak mendukung pernyataan Donald Trump tersebut. Meski demikian, untuk menjaga keamanan dan Babinkamtibmas di BU, agar tidak ada gejolak, maka itu langsung dilakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait serta tokoh agama islam.

” Kami mengharapkan, kepada pihak Kemenag dan MUI untuk membantu memberikan sosialisasi atau arahan kepada warga, untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi terhadap isu tersebut, dan melakukan aksi yang dapat mengganggu dan merugikan masyarakat kita sendiri,” imbuhnya.

 

Laporan : Gitok
Editor : Effendy

Related posts

Leave a Comment