RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Senin pagi (27/11) sekitar pukul 10.25 WIB, warga Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Purwodadi Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu, mendadak dihebohkan dengan terbakarnya bedeng 10 pintu di wilayah tersebut, yang diketahui milik Kasmo (60). Dampak dari kebakaran ini, ditaksir kerugian dari penghuni bedengan mencapai ratusan juta rupiah, dimana 3 unit sepeda motor menjadi korbannya, beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.
Data terhimpun dilapangan, menurut salah satu penghuni bedeng 10 pintu ini, api ini berasal dari bedeng nomor 5 yang diduga karena ledakan kompor gas melon, dimana penghuninya bernama Piter, yang sudah berangkat kerja sebagai kuli tenda. Api yang cepat menyebar ke bedengan lainnya, membuat warga mendadak heboh dan berhamburan keluar rumah. Sayangnya, api yang cepat menyebar itu, para penghuni bedeng tidak bisa lagi menyelamatkan harta bendanya, yang didalamnya terdapat 3 unit kendaraan sepeda motor ludes dilalap jago merah. Tidak hanya itu, harta benda lainnya pun ikut ludes dilalap jago merah yang ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Warga yang melihat asap tebal mengepul disekitar lokasi langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran yang langsung cekatan memberangkatkan seluruh armada pemadam kebakaran. Meski demikian, lantaran api yang cukup besar disertai dengan adanya badai angin, serta lokasi yang sulit dijangkau oleh mobil PBK tetap saja harta benda penghuni bedeng yang berjumlah 9 penghuni ini tidak bisa selamat yang hangus seluruhnya menjadi debu.
Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, S.Ik didampingi KBO Reskrim Ipda Rahmat, membenarkan kejadian tersebut. Dimana pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi TKP, selain mengumpulkan data, juga setelah padamnya pai melakukan olah TKP mencari beberapa bukti penyebab dari kebakaran.
” Saat ini kami belum bisa berbuat banyak terkait penyebab kebakaran, hanya saja dari keterangan warga. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena ledakan kompor gas melon, namun akan dilakukan penyelidikan lebih jauh,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bu Suharto, yang juga hadir dalam kebakaran ini mengungkapkan juga belum dapat berbuat banyak terkait kerugian para korban kebakaran. Namun pihaknya akan secepatnya, mengirimkan bantuan untuk membantu para korban.
” Kita belum tahu lebih jauh berapa kerugian, nanti akan kita cek dulu baru dapat diketahui langkah apa yang akan kita lakukan lebih jauh. Namun yang pasti, bantuan untuk para korban kebakaran sudah siap dan akan didistribusikan,” bebernya.
Tampak-Bupati-yang-hadir-dilokasi-kebakaran
Disisi lain, dalam musibah ini para penghuni yang menjadi korban kebakaran serta masyarakat, juga terhibur lantaran kehadiran orang nomor satu di Kabupaten BU, yakni Bupati BU Ir. Mi’an yang bela-belain terjun langsung ke TKP Kebakaran untuk melihat kondisi korban secara langsung.
” Ini merupakan musibah, saya harap para korban dapat bersabar dan tabah. Semua ini ujian dari yang maha kuasa, yang juga mengingatkan kepada masyarakat lainnya agar lebih waspada dan tidak lalai terhadap peralatan yang dapat menyebabkan kebakaran,” singkatnya.
Untuk diketahui, penghuni bedeng 10 pintu ini diantaranya Meri, Efri, Feriyandi, Piter, Reka Merisa, Khaidir, Revi, Mega dan Anto.