Pelaku Penganiayaan Dokter Belum Ditahan, Ketua DPRD Bengkulu Utara Desak Usut Tuntas

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait aksi premanisme dua orang karyawan BUMD Bengkulu Utara berinisial Si dan An, yang melakukan penganiayaan terhadap salah satu dokter umum yang tengah bertugas di UGD RSUD Arga Makmur. Hingga saat ini, kedua pelaku belum ditahan. Untuk itu, Ketua DPRD Bengkulu Utara meminta pihak Kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini, dan memberikan ganjaran yang setimpal kepada kedua pelaku yang melakukan aksi penganiayaan layaknya premanisme ini. Pasalnya, tindakan yang tidak terpuji kedua pelaku ini, tidak bisa dibiarkan, agar menjadi pembelajaran kepada masyarakat lain untuk tidak main hakim sendiri, terlebih lagi di lokasi tempat pelayanan publik yang pastinya akan mengganggu aktifitas di wilayah tersebut.

“Kami minta pihak Kepolisian usut tuntas kasus ini, berikan ganjaran yang setimpal kepada kedua pelaku. Hal ini tidak bisa dibiarkan, karena selain kedua pelaku sudah mengganggu kamtibmas juga melakukan aksi premanisme di lokasi yang tidak sewajarnya terjadi. Terutama, yang menjadi korban kedua pelaku ini informasinya, pelayan masyarakat yang tengah menjalankan tugas,”imbuhnya.

Sonti pun berjanji, akan memanggil atasan kedua pelaku ini bekerja, yakni pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ratu Samban Arga Makmur, dan juga Pimpinan Cabang Bank Bengkulu Arga Makmur. Dimana, tujuan pemanggilan, agar memberikan sanksi kedua pelaku ini, lantaran telah melakukan tindakan tidak terpuji di tempat pelayanan publik, dengan masih menggunakan atribut perusahaan tempat kedua pelaku ini bekerja.

“Ini tidak akan kami biarkan, kami akan memanggil atasan kedua pelaku, untuk memberikan sanksi tegas kepada kedua pelaku. Karena, apa yang dilakukan kedua pelaku ini, sudah mempermalukan dan mencemarkan nama baik kedua instansi tersebut. Terutama, juga telah mencemarkan instansi kesehatan di Bengkulu Utara,” demikian Sonti.

Sementara itu, Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, S.Ik, dikonfirmasi awak media, mengaku masih melakukan penyelidikan, pemeriksaan serta penyidikan atas kasus ini. Dimana, ia menindaklanjuti lebih jauh laporan yang diterimanya dari korban penganiayaan, yakni dokter umum UGD RSUD Arga Makmur.

“Iya mas, kita masih tahap pemeriksaan saksi saksi, yang terkait dengan kasus ini. Karena, kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan, untuk menindaklanjuti lebih jauh kasus ini,”pungkasnya.

Baca juga :
Terima Laporan Oknum Dokter, Polres Tindaklanjuti Aksi Penganiayaan Dua Oknum Karyawan BUMD

IDI Kecam dan Desak RSUD Arga Makmur Untuk Melaporkan Tindakan Kekerasan Oknum Karyawan BUMD

Inspektorat Tindaklanjuti Aksi Penganiayaan dan Dugaan Perselingkuhan Di RSUD Arga Makmur

Kejadian Heboh Dipicu Dugaan Selingkuh, Libatkan Oknum Dokter RSUD Arga Makmur, Belum Disikapi IDI

Diduga Disebabkan Kasus Hubungan Asmara, Dokter RSUD Arga Makmur Dibogem Dua Pemuda Berseragam BUMD

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment