Hati-Hati Penipuan Berkedok Bantuan Koperasi Mikro

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Hati-hati, himbauan untuk masyarakat Bengkulu Utara khususnya, dan seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu. Terlebih, bagi masyarakat pemilik usaha kecil mikro.

Pasalnya, aksi penipuan mulai mencatut nama instansi pemerintah. Yakni, Dinas Koperasi dan UMKM. Dimana, salah satu warga Bengkulu Utara, bernama Purwanto (28), warga Kelurahan Purwodadi Kecamatan Arga Makmur, yang merupakan pemilik usaha kecil pot bunga bonsai. Nyaris, menjadi korban penipuan.

Diketahui, kejadian ini terjadi pada Jum’at (11/1). Dimana, kronologi kejadian bermula, ketika Purwanto menerima telpon dari salah satu Orang Tidak Dikenal (OTD). Yang mengaku, sebagai petugas ASN, di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu.

Yang mana diceritakan Purwanto, petugas memberitahukan kepadanya. Bahwa, pihak Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, akan menyalurkan bantuan, untuk pemilik usaha mikro, senilai Rp. 95 Juta.

“Saya awalnya sempat gembira, mendapatkan berita ini. Yang mana, sempat berkomunikasi dengan lawan bicara di penelpon kedua, yang mengaku, sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, bernama Musli,” ujar Purwanto.

Setelah berbincang-bincang panjang, soal usaha yang digeluti Purwanto. Anehnya, sang penelpon ini bisa mengetahui secara detail, semua usaha yang digelutinya hingga saat ini. Menariknya lagi, penelpon yang mengaku dari Dinas Koperasi ini, juga memiliki profil dirinya.

Setelah inilah, aksi penelpon ini ia nilai merupakan sebuah aksi penipuan. Dimana, ini terkuak setelah, sang penelpon kedua, yang mengaku sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, meminta Purwanto uang senilai Rp. 15 Juta dimuka. Dimana, ini merupakan syarat kerjasama. Agar, bantuan ini dapat segera tersalurkan.

” Saya curiga ini aksi penipuan, setelah penelpon yang mengaku bernama pak Musli ini, meminta uang 15 Juta. Dengan dalih, guna menyangoni tamu pak Musli, yang mau pulang ke Jakarta. Setelah itu, saya langsung mematikan ponsel, dan tidak menyambung lagi pembicaraan lebih jauh. Meskipun, si penelpon terus menghubunginya,” jelas Purwanto.

Ini Aksi Penipuan

Menanggapi aksi dugaan penipuan ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkulu Utara Syamsuardi, ketika dimintai pendapat soal bantuan dana, untuk usaha mikro ini menegaskan. Bahwa, itu aksi penipuan.

Dimana, ia menjelaskan lebih jauh. Bahwa, untuk tahun 2019 ini, bantuan untuk usaha Mikro, belum berjalan sama sekali, dan ini berlaku diseluruh Indonesia.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat, khususnya pemilik usaha mikro. Agar, tidak tertipu dengan iming-iming bantuan dari Dinas Koperasi manapun. Karena, ini dapat dinilai aksi penipuan, yang mencatut nama instansi.

“Saya harap, masyarakat pintar dan jangan tertipu, dengan aksi penelpon. Yang mengaku, dari Instansi Koperasi. Karena, Dinas Koperasi baik Provinsi maupun di Kabupaten Bengkulu Utara, dalam hal menyalurkan bantuan. Pasti sebelumnya, melakukan survey dan bertatap muka, dengan masyarakat. Jadi, apa yang barusan terjadi yang dialami Purwanto, salah satu contoh aksi penipuan, abaikan saja,” imbuh Syamsuardi.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment