Ratusan Pengawas UN, Ngaku Honornya Disunat Oknum Pegawai Disdikbud Lebong

Disdikbud Kabupaten Lebong

RubriKNews.com, LEBONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebong diterpa isu tidak sedap. Bagaimana tidak, ratusan pengawas Ujian Nasional (UN) mengaku honornya disunat oleh oknum pegawai Disdikbud Lebong.

Hal ini terbukti setelah adanya pengakuan dari puluhan pengawas UN yang juga telah membuat surat pernyataan diatas materai, bahwa mereka tidak menerima honor sebagai penyelenggara dan pengawas UN. Ironisnya lagi, penyunatan honor ini sudah berlangsung sejak tahun 2012 dan kembali terjadi hingga tahun 2018.

Seperti tertulis didalam salah satu surat pernyataan pengawas UN yang merupakan guru di salah satu sekolah SMP di Kabupaten Lebong sebut saja namanya Ah (Nama Diinisialkan,red). Ia mengaku tidak pernah menerima honorarium sebagai pengawas ruang dalam menyelenggarakan UN dan UASBN yang bersumber dari APBD Disdikbud Kabupaten Lebong.

Sementara, salah satu kepsek sebut saja namanya AH tidak menampik hal tersebut. Namun ia mengemukakan, bahwa penyaluran honorarium pengawas ruang UN dan UASBN tersebut disunat oleh oknum Disdikbud sebesar 50 persen dari nominal yang disemestinya diterima.

“Kalau disekolah saya, honorarium pengawas UN dan UASBN tersebut dibagikan, namun tidak bisa full. Karena honor tersebut sudah disunat oleh salah satu oknum pegawai di Disdikbud Lebong,” singkatnya.

Ironisnya, ketika mencoba mengkonfirmasi terkait hal ini kepada pihak Disdikbud Lebong, awak media justru mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari Kepala Disdikbud Lebong. Sejauh ini, Kepala Disdikbud Lebong Taufik Andary, M.Pd mengelak untuk diwawancara terkait penyunatan dan hanya mengucapkan kata-kata no comment dan tambahan kata menghujat wartawan.

“Saya sudah mengerti masalah hukum semua buku tentang hukum sudah saya pelajari terlebih lagi soal KUHP, jadi kamu tidak memiliki kapasitas untuk mempertanyakan hal tersebut,lantaran kami memiliki pengawas tersendiri seperti BPK, Inpektorat dan penegak hukum lainnya. Kalau memang terbukti menyimpang, hingga saat ini kami aman-aman saja,” singkatnya.

Laporan : Yofing

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *