Korban Pelecehan Seksual : Haruskah Saya Diperkosa Dulu, Baru Dapat Keadilan

perbuatan cabul oknum ketua panwascam arga makmur

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Miris, pengusutan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum Ketua Panwascam Arga Makmur berinisial Iw terhadap eks stafnya berinisial Lz, sepertinya akan masuk ke dalam peti es. Pasalnya, sudah berbulan-bulan kasus ini diadukan ke Polres BU namun tidak juga ada kejelasan. Hal ini diungkapkan korban perbuatan cabul Lz, yang mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan, ia benar-benar kehilangan kepercayaan terhadap keadilan lantaran ia tidak habis fikir dengan pengusutan ini, seperti diungkapkannya kepada awak media dan juga kepada penyidik Polres BU “apakah saya harus diperkosa dulu, baru saya mendapatkan keadilan”.

Baca : Dua Bulan Kasus Pelecehan Seksual Dilaporkan, Terlapor Oknum Ketua Panwaslucam Masih Melenggang

“Saya tidak habis fikir dengan hukum saat ini, saya yang merupakan korban pelecehan seksual namun pengaduan saya seperti ditangapi dengan pasif. Padahal kasus ini jelas dan saya sudah berjuang untuk mempertahankan kehormatan saya, namun pelaku yang diduga berniat mencabuli saya justru hingga saat ini bebas melenggang,” ujarnya.

Ln yang menjadi korban sekaligus pelapor atas dugaan perbuatan cabul yang dilakukan oleh atasannya sewaktu menjadi staf resepsionist di Kantor Panwaslucam Arga Makmur, mengaku kecewa dengan lambannya pengusutan kasus ini. Kekecewaannya ini, bukan karena lambannya penanganan kasus ini, namun atas aksi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh eks atasannya kepadanya, tidak mendapatkan penanganan khusus. Padahal dikatakan Ln, jika posisi dirinya ini dialami oleh salah satu keluarga penyidik PPA termasuk pihak Mapolres BU, tentunya ia berpendapat akan lain penanganannya.

“Kami tidak tahu lagi pak mau berkata apa, disini harga diri saya sebagai perempuan sudah tercabik-cabik oleh ulah dari eks atasan saya. Padahal saya disarankan untuk melapor oleh salah satu perwira tinggi, namun setelah pengaduan saya buat, justru penanganannya sangat lamban, dan sang pelaku yang sudah berusaha melakukan pelecehan seksual terhadap saya, hingga saat ini masih melenggang bebas tanpa ada rasa bersalah. Apakah karena kami orang miskin, sehingga penanganan kasus ini lamban, dan orang lain bisa seenaknya memperlakukan kami dan menjatuhkan harga diri kami. Jika memang itu alasannya, kami tidak bisa berkata apa-apa lagi, semoga saja yang diatas yang dapat membalasnya,” curhat korban kepada awak media.

Sementara itu, Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, S.Ik ketika dikonfirmasi perkembangan kasus ini, menjawab. Kasus ini masih ditangani dengan serius, namun saksi yang ada saat ini belum cukup kuat. Sehingga kita meminta kepada korban atau pelapor untuk mencari saksi lain, mengingat saksi yang sudah diperiksa dinilai kurang kuat.

“Kami suruh lagi pelapor, tuk cari saksi lain. Karena yang kau sampaikan bapak itu tau ternyata tidak,” singkatnya.

Baca juga :

Pasca Dituding Mangkir, Akhirnya Kasek Panwascam Arga Makmur Diperiksa Kasus Dugaan Cabul Atasannya

Dibilang Mangkir, Kasek Panwascam Arga Makmur Meradang

Dua Bulan Kasus Pelecehan Seksual Dilaporkan, Terlapor Oknum Ketua Panwaslucam Masih Melenggang

Polisi Dalami Dugaan Pencabulan Oknum Ketua Panwaslucam Arga Makmur

Wabup Bengkulu Utara Pastikan ASN Terlibat Cabul Langsung Dipecat

Keluarga Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ancam Bakal Ambil Sikap, Jika Jalur Hukum Gagal

Dihadapan Penyidik, Oknum Ketua Panwaslucam Berkilah Atas Dugaan Perbuatan Asusila

Pulang Haji Dapat Kabar ASN Diduga Terlibat Asusila, Mi’an Berang

Bawaslu BU Masih Tunggu Status Oknum Panwaslucam Di Kepolisian

Corengi Lembaga, Oknum Ketua Panwaslucam Ngaku Ke Atasan Dugaan Cabul Ada Unsur Dendam

Saksi : Perlakuan Oknum Kepada Korban Pelecehan Seksual Memang Terkesan Istimewa

Dituding Ngajak Bobok Bareng, Berikut bantahan Oknum Ketua Panwaslucam

Polisi Resmi Terima Pengaduan Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Oknum Ketua Panwaslucam

Asbun Bawa Malapetaka, Klarifikasi Dugaan Pelecehan Seksual Berujung Somasi

Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual, Tembuskan Laporan Ke Bupati

Ortu Korban Dugaan Pelecehan Seksual Sempat Menaruh Curiga, Lantaran Putrinya Kerap Dipanggil Mendadak

ASN Terlibat Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Pemkab Belum Ambil Sikap

Inspektorat Dan Panwaslukab Pastikan Oknum Ketua Panwaslucam Disanksi

Ups, Saksi Sebut Oknum Ketua Panwaslucam 4 Kali Ajak Korban Bertemu

Sst, Dituding Lakukan Pelecehan Seksual Oknum Ketua Panwascam Akan Dipolisikan

 

Laporan : Redaksi

3 Replies to “Korban Pelecehan Seksual : Haruskah Saya Diperkosa Dulu, Baru Dapat Keadilan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *