Buka Lapangan Kerja, Produk Keripik Jadi Program Disnakertrans BU

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) BU, terus melakukan upaya dalam rangka pengentasan kemiskinan sekaligus mengurangi pengangguran hingga ke pelosok Kecamatan dan Kelurahan/Desa, salah satunya dengan mengadakan peningkatan keterampilan kewirausahaan sesuai minat masing – masing warga, diantaranya mengolah keripik opak yang terbuat dari ubi kayu, Buah Salak, Serta membuat keripik klanting.

Kepala Disnakertrans BU Drs. Fachrudin Melalui Kepala Bidang Penyiapan Sumberdaya Manusia dan Perluasan Kesempatan Kerja Herma Hayani, S.Ip Mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pelatihan Wirausaha yang disesuaikan dengan minat dan bakat individu masing – masing warga, saat ini sudah dilakukan berupa bimbingan dan pembinaan olahan rumahan seperti kripik opak, salak, dan keripik klanting sekaligus memberi bantuan peralatan mereka masing masing.

” Sekarang kita utamakan yang pengangguran terutama ibu ibu rumah tangga meliputi Kecematan/Kelurahan maupun desa, untuk sekarang yang sudah dilakukan meliputi kecamatan Arga Makmur, Arma Jaya, Hulu Palik dan Kerkap. Mereka dilatih untuk mengisi waktu kosong agar mempunyai penghasilan tambahan selain dari suami serta mampu meningkatkan kesejahteraan mereka masing – masing,” ungkap Herma.

Ia menambahkan, pihaknya meminta terhadap kecamatan dan kelurahan/desa untuk mengusulkan program apa saja sesuai minat dan kemampuan terutama yang masih pengguran, dengan melakukan pembinaan ini, kedepan tidak ada lagi penganguran serta mengentaskan kemiskinan dengan membuka peluang usaha rumahan.

” Usulkan apa yang ingin dilakukan agar setiap warga yang ingin menambah penghasilan rumahan dapat kita bantu mereka melalui program ini  dalam bentuk pelatihan maupun dalam bentuk peralatan modal untuk membuka usaha,” bebernya.

Lanjut Herma, kalau program yang dilaksanakan oleh Disnakertrans itu bertujuan untuk mengoptimalkan serta peningkatan kewirausahaan di dalam keluarga, dan selama ini bahwa hal itu masih kurang optimal, terkhusus di wilayah Kabupaten BU, karena itulah kita dorong terus agar semuanya bekerjasama untuk bagaimana supaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran di kota ini dapat terus dikurangi dan kalau bisa dihilangkan, kita ingin supaya hal itu dapat direalisasikan dengan baik nantinya.

” Kegiatan yang kita lakukan ini tidak berhenti disini saja, melainkan terus menerus dan yang sudah diberi bantuan supaya dirawat serta digunakan sebaik mungkin agar bisa bermanfaat untuk usaha rumahan jangka panjang,” imbuhnya.

 

Laporan : Effendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *