ABG Hamil Nyaris Tewas Dihadapkan Ancaman Pidana, Berikut Sikap DPPA Bengkulu Utara

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait kejadian yang memilukan menimpa Dara (16) warga Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara, ABG yang nyaris tewas akibat pendarahan hebat dan dihadapkan dengan ancaman pidana atas kejadian tersebut, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) Kabupaten Bengkulu Utara memastikan akan memberikan pendampingan terhadap ABG tersebut. Hal ini ditegaskan oleh Kepala DPPA BU Supadi kepada awak media Minggu (14/10).

Baca :

Heboh, Hamil 3 Bulan ABG Kota Arga Makmur Nyaris Tewas

Nyaris Tewas Akibat Pendarahan Hamil 3 Bulan, ABG Dihadapkan Ancaman Pidana

“Sangat disayangkan kejadian ini bisa menimpa Dara, terlebih lagi akibat perbuatannya yang juga nyaris merenggut nyawanya tersebut akan berhadapan dengan hukum lantaran apa yang dilakukannya dinilai telah melanggar hukum. Sejauh ini, kami akan memberikan pendampingan terhadap dara, mengingat ia masih dibawah umur yang tergolong anak-anak,” ujar Supadi.

Supadi pun menambahkan, masalah yang sudah berada di tangah pihak Kepolisian ini tidak terlalu jauh dapat dimasuki oleh pihak DPPA, mengingat ini sudha menyangkut pelanggaran hukum berat. Namun dmeikian status pendampingan yang akan diberikan pihak pemerintah dalam hal ini karena anak ini masih dibawah umur, dan inipun jika dibutuhkan oleh pihak unit PPA Polres Bengkulu Utara.

“Kami tidak bis aterlalu ikut masuk kedalam ranahnya masalah ini, karena DPPA sifatnya hanya dapat memberikan pembinaan dan pendampingan. Namun kami tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk pembinaan ABG ini, mulai dari berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan BU hingga pihak Dinas Sosial BU. Ini yang dapat kami lakukan, menimbang biaya RSUD Arga Makmur yang saat ini tengah merawat Dara ini yang lolos dari maut. Kami belum tahu apakah ABG ini memiliki BPJS kesehatan atau tidak, jika belum disinilah peran kami yang dapat membantu solusi kepengurusan bantuan kesehatan anak ini. Harapan kami, kejadian serupa tidak terulang kembali terhadap anak-anak lainnya. Untuk kepada orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya agar menjauhi pergaulan bebas yang akan berdampak buruk pada penerus masa depan ini nanti,” demikian Supadi.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment